Baca Juga: Pakar Sebut Perjanjian Tarif RI-AS Bakal Buka Lapangan Kerja di Indonesia, Kok Bisa?
Menurutnya, model pertanian sirkular yang dikembangkan di Kalongliud diharapkan dapat menjadi referensi bagi penguatan desa berbasis potensi lokal, sekaligus mendukung strategi keberlanjutan perusahaan dalam menjaga stabilitas sosial dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Perjalanan Kalongliud menunjukkan bahwa pemulihan desa tidak selalu harus dimulai dari intervensi besar, melainkan dari perancangan sistem yang tepat.
Dari lahan tidur yang kembali hidup, desa perlahan membangun ketahanan pangan dan ekonomi dengan pijakan yang lebih berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Dari Kecerdasan Budaya Hingga Tantangan AI: Seminar Internasional FIPP Bedah Masa Depan Pendidikan dan Psikologi
Trump Puji Ketegasan Prabowo di Forum Board of Peace: Saya Tak Ingin Melawannya!
FIPP UNNES Gandeng Pakar Universiti Malaya, Jajaki Kolaborasi Riset hingga Joint Supervision
Rincian Gaji Guru Honorer Madrasah dari MI hingga MA, Paling Tinggi pun Masih di Bawah UMR
Cerita di Balik Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY yang Laku Rp6,5 Miliar
Mahasiswa Universiti Malaya Ikut Student Exchange, Dalami Paradigma Baru Manajemen SDM di FIPP UNNES
TEGAS! DPR Minta Gaji Guru Harus Naik Tanpa Terhambat Administrasi dan Birokrasi
Indonesia Sukses Amankan Tarif 0 Persen bagi Ekspor Tekstil ke AS, 4 Juta Lapangan Kerja Terima Manfaat
PPPK Paruh Waktu Guru dan Tenaga Kependidikan Dipastikan Dapat Gaji ke-13 dan 14 di Tengah Keterbatasan Anggaran
Ciamis Siap Jadi Sentra Kacang Tanah Nasional, Program Terintegrasi Libatkan Petani dan Kementerian Pertanian