Sabtu, 18 Juli 2026

FIPP UNNES Gandeng Pakar Universiti Malaya, Jajaki Kolaborasi Riset hingga Joint Supervision

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 20 Februari 2026 | 09:05 WIB
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi UNNES jajaki kolaborasi dengan Universiti Malaya, Malaysia (Ist)
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi UNNES jajaki kolaborasi dengan Universiti Malaya, Malaysia (Ist)

SEMARANG, PORTALOKA.ID – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat jejaring internasionalnya.

Melalui gelaran FIPP International Forum 2026, FIPP menghadirkan pakar dari Universiti Malaya (UM) Malaysia dan Guru Besar UNNES dalam sesi Guest Lecture di Ruang A6 FIPP, Kamis, 19 Februari 2026.

Sebagai informasi, hajatan FIPP International Forum 2026 merupakan kegiatan temu ilmiah hasil kolaborasi antara FIPP UNNES, Universiti Malaysia dan UIN Salatiga.

Pertemuan ilmiah ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi penguatan kolaborasi strategis antarperguruan tinggi di Asia Tenggara.

Baca Juga: Dari Kecerdasan Budaya Hingga Tantangan AI: Seminar Internasional FIPP Bedah Masa Depan Pendidikan dan Psikologi

Transformasi Global dan Inovasi Pendidikan

Dalam paparannya, Dr. Abd Razak Zakaria dari Universiti Malaya mengupas tuntas "Malaysia Education Blueprint (2013-2025): Globalization and Future Education".

Ia menekankan pentingnya sistem pendidikan beradaptasi cepat dengan standar internasional guna memenuhi ekspektasi publik yang kian dinamis.

"Transformasi ini memerlukan pergeseran strategis dan operasional yang nyata. Kita perlu mengevaluasi kinerja sistem saat ini terhadap tolok ukur global demi mewujudkan aspirasi siswa yang layak didapatkan oleh bangsa," tegas Dr. Razak.

Baca Juga: Inilah Hasil Pertemuan Kemenag dengan 9 Organisasi Profesi Guru: Dari TPG hingga PPPK Guru Madrasah Swasta

Semangat inovasi ini diperkuat oleh peneliti UM lainnya, Rabiatul Adawiyah binti Suep, yang mempresentasikan modul robotika edukasi untuk mengasah computational thinking siswa.

Sementara itu, Mohd Adiel Azhar bin Harun menyoroti efektivitas transformasi digital pada sistem penerimaan mahasiswa baru melalui studi kasus UPUOnline.

Harmonisasi Teknologi dan Kearifan Lokal

Melengkapi perspektif teknologi, Guru Besar FIPP UNNES, Prof. Dr. Purwo Susongko, M.Pd., membawa diskusi kembali ke akar budaya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X