Baca Juga: 5 Wisata Hits Dekat Malioboro Yogyakarta, Ada Pasar Beringharjo hingga Taman Pintar Yogyakarta
Kenaikan harga bahan baku berimbas pada naiknya harga jual produk pengecoran logam.
Sebelumnya, 1 drainase jembatan layang seharga Rp 450 ribu hingga Rp 1,2 juta.
Kini, naik menjadi Rp 500 ribu hingga Rp 1,3 juta tergantung jenis dan ukurannya.
"Bahan baku pakai besi bekas tenun dan resin naik sekitar 10-15 persen, dulu resin per sak Rp 125 sekarang Rp 145 ribu dampai Rp 150 ribu."
"Kebanyakan dari trasnportasi naik dan solar susah. Harga jual naik sekitar Rp 75 ribu sampai Rp100 ribu tergantung tipe dan ukuran," ucapnya.
Agus Iriawan berharap kondisi ekonomi segera membaik dan harga bahan baku kembali stabil.
Sehingga, usaha kecil dapat bertahan dan terus menyerap tenaga kerja di daerah. ***
Artikel Terkait
Lahan Terbengkalai Ditanam Cabai Rawit, BUMDes Bangkit Mandiri Tlogorandu Juwiring Klaten Panen Cuan Jutaan
Mengisi Libur Sekolah, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis Baznas Klaten
Asik dan Seru Libur Sekolah Wisata Edukasi ke Pabrik Handuk Lumintu di Janti Klaten, Cuma Bayar Mulai dari Rp 16 Ribu
Lahan Kurang Produktif Disulap Jadi Kebun Labu Madu, BUMDes Kapungan Polanharjo Klaten Raup Omzet Manis Legit Belasan Juta
Bulog Optimalkan Penyerapan Gabah, Stok Beras di Klaten Melimpah dan Dipastikan Aman hingga 2027