"Terputus. Titik banjir ada di Cigading, Ciwandan. Tidak bisa dilewati kendaraan," kata Lutfi Mujahidin dalam keterangan resminya di Cilegon, Banten, pada Jumat, 2 Januari 2026.
Baca Juga: Bupati Ciamis Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tekankan Kerukunan dan Sinergi Bangsa
Rawan Banjir saat Hujan Deras
Menurut Lutfi, JLS Cilegon menjadi ruas jalan yang rawan banjir saat hujan deras atau hujan berlangsung seharian.
Kondisi ini disebabkan oleh drainase yang kecil dan tersumbat pada kawasan tersebut.
"Kalau kasus Ciwandan ini, kalau hujan seharian atau semalaman pasti banjir karena drainasenya kecil dan tersumbat," terang Lutfi.
Dugaan Pabrik Tutup Jalur Pembuangan Air
Dalam kesempatan yang sama, Lutfi menduga aliran air tidak memiliki jalur pembuangan yang memadai.
Menurutnya, banyak pabrik di Cilegon yang menutup jalur pembuangan air menuju laut.
"Dulu pembuangan air ke laut. Sekarang karena banyak pabrik," ungkap Lutfi.
"Jalur pembuangan air hujan tidak ada. Jalur pembuangan ke laut sudah ditutup," tandasnya.***
Artikel Terkait
Skema Gaji Terbaru PPPK Paruh Waku Lampung Selatan, Pemda Siapkan Anggaran Rp91 Miliar, Segini Gaji per Bulannya
Kota dan Kabupaten di Jakarta Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Paling Banyak Jakarta Barat, Berapa Gajinya?
Bolehkah PPPK Paruh Waktu Pindah Instansi Setelah Terima SK? Simak Aturannya
Melalui Tenun Modern dan Pameran BRI, Kriti by Lusy Jajaki Potensi Wastra Nusantara di Pasar Mancanegara
Viral Puluhan Warga Aceh Derek Mobil PLN Lewati Jalan Berlumpur, Terjang Medan yang Berat dan Licin