Dari hasil penyelidikan, diketahui RDK berperan sebagai penyandang dana sekaligus otak kejahatan.
RDK juga mencari target rental kendaraan melalui media sosial serta memimpin persiapan aksi penggelapan.
Sementara KA berperan mencari pembuat identitas palsu, termasuk KTP dan SIM palsu, serta menyediakan sepeda motor tanpa surat sebagai jaminan.
Sedangkan AS berperan mencari pembeli dan mengawal kendaraan hingga Mojokerto.
HA bertindak sebagai eksekutor yang mengambil kendaraan di lokasi rental.
Sementara BGS menjadi sopir pengganti yang membawa mobil ke Jawa Timur.
Baca Juga: Bocah 3 Tahun Tewas Dibawa Terjun ke Sumur oleh Ibunya di Wedi Klaten, Ada Luka di Kepala Korban
Kelima tersangka tersebut diketahui menerima keuntungan dari hasil kejahatan.
DA berperan mengoordinasikan pembuatan identitas palsu dengan WPR, yang bertugas membuat KTP palsu.
UR berperan membawa kendaraan dari Surabaya untuk diseberangkan ke Kalimantan Selatan.
Polisi juga masih memburu 1 pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.
Baca Juga: Bocah Perempuan 6 Tahun di Kebonarum Klaten Tewas Terpeleset ke Saluran dan Terjebak Gorong-gorong
Artikel Terkait
WASPADA! Progam Makan Bergizi Gratis Jadi Ajang Penipuan Pelaku UMKM Ciamis
Polresta Surakarta Ungkap Kasus Penipuan Tiket Laga Timnas Indonesia vs Filipina, Pelaku Ngaku Ditipu Komplotannya, Terancam 4 Tahun Penjara
BRI Bagikan Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber yang Mengincar Masyarakat saat Lebaran
Pengakuan Pelaku Penipuan Rp 54 Juta Ngaku CS E-Commerce di Wates Kulon Progo, Duitnya Dipakai Judi Online
Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Penipuan dengan Modus Order Fiktif dalam Layanan Goshop, Seorang Tersangka Wanita Diamankan
Polda Jawa Tengah Bongkar Modus Penipuan Online, Seorang Ibu Panik Setelah Dihubungi Penculik dan Dimintai Tebusan Rp 80 Juta
Polres Sumenep Jawa Timur Ungkap Penipuan Berkedok Biro Perjalanan Umrah, 60 Calon Jemaah Dirugikan Hingga Rp2,1 Miliar
Ngaku Polisi, Mahasiswa Asing Ditahan Imigrasi Gegara Kasus Penipuan di Yogyakarta
Waspada Penipuan Website Rekrutment Palsu! KAI Tegaskan Proses Rekrutmen Hanya Melalui Situs Resmi
Divonis HIV, Warga Bantul Yogyakarta Jadi Korban Penipuan Dokter Gadungan, Rugi Lebih dari Rp500 Juta