PORTALOKA.ID - Suku Dinas Pendidikan (Sudin) Wilayah I Jakarta Barat optimistis pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 akan berjalan lancar meski hingga kini telah menerima ribuan aduan dari calon peserta didik orang tua.
Kepala Sudin Pendidikan Jakarta Barat, Agus Ramdani, mengatakan sebagian besar aduan yang diterima berkaitan dengan administrasi kependudukan dan kendala teknis dalam proses pendaftaran secara daring.
"Rata-rata aduan yang masuk mulai dari persoalan administrasi kependudukan hingga teknis pengunggahan berkas karena sebagian orang tua belum terbiasa menggunakan sistem online," ujar Agus saat ditemui Garuda 24 Jam di ruang kerjanya, Senin, 8 Juni 2026.
Untuk membantu masyarakat, kata Agus, pemerintah telah membuka Posko Pelayanan SPMB di seluruh satuan pendidikan negeri di DKI Jakarta.
Ia pun mengimbau masyarakat Jakarta Barat untuk memanfaatkan layanan posko SPMB yang tersedia, baik secara langsung maupun melalui layanan telepon, WhatsApp, dan media sosial.
Di wilayah Jakarta Barat Wilayah I, terdapat 238 satuan pendidikan negeri mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB yang menyediakan layanan pendampingan bagi calon peserta didik dan orang tua.
Selain di 238 itu, Jakarta Barat juga punya dua posko utama SPMB 2026.
Posko Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat berlokasi di SMPN 108 Jakarta, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng.
Sementara Posko Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat berada di SMAN 78 Jakarta, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah.
Kedua posko tersebut telah terintegrasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk membantu menyelesaikan berbagai kendala terkait data kependudukan calon peserta didik.
"Kami bekerja sama dengan Dukcapil untuk membantu melakukan pengecekan dan penanganan persoalan data kependudukan," jelas Agus.
Terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mulai diterapkan tahun ini, Agus mengaku belum dapat memastikan dampaknya terhadap hasil seleksi, khususnya pada jalur prestasi.