pendidikan

Kisah Julio, Anak Yatim Sejak Bayi yang Sempat Putus Sekolah dan Hobi Tawuran Kini Terselamatkan Berkat Sekolah Rakyat

Senin, 13 April 2026 | 07:22 WIB
Welas, nenek dari salah satu murid Sekolah Rakyat di Surakarta (Ist)

Baca Juga: Gaji Kecil hingga Ditolak jadi PPPK, Puluhan Ribu Guru Madrasah Swasta Siap Geruduk dan Camping di Gedung DPR

“Pengennya pinter dan cucu saya jadi orang baik. Tidak terlantar. Saya sudah tua. Nani sewaktu-waktu dipanggil yang maha Kuasa, nitip cucu saya Julio. Baik-baik di sana. Jadi orang yang baik,” harap sang Nenek lirih.

Di tengah keterbatasan dan usia yang kian menua, doa itu terus ia panjatkan.

“Matur nuwun Pak Prabowo. Putu kulo pun sekolah teng Sekolah Rakyat. Matur sembah nuhun. Kadose pinter, dados tiang sing genah. (Terima kasih Pak Prabowo, cucu saya bisa sekolah di Sekolah Rakyat. Semoga cucu saya jadi orang yang hidupnya baik),” ujar Welas.

Bagi Julio dan Sang Nenek, Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tetapi titik balik yang menyelamatkan arah hidup sang cucu.***

Halaman:

Tags

Terkini