pendidikan

30 Oktober 2025: Jejak Sejarah Perjuangan Guru Madrasah Swasta di Gerbang Istana

Minggu, 30 November 2025 | 19:14 WIB
Ketua Umum PGMM Tedi Malik (Portaloka.id/Arman)

Kami menyerukan kepada seluruh elemen bangsa, terutama para pengambil kebijakan di pemerintahan pusat dan daerah: Jangan abaikan suara guru madrasah swasta!

Baca Juga: PGMM Soroti Ketimpangan Regulasi yang Dianggap Diskriminatif Terhadap Guru Madrasah Swasta: Kami Menjerit Menahan Sakit!

Mereka adalah pejuang pendidikan yang selama ini tetap teguh mengabdi, meski hak-haknya terus dikecualikan oleh sistem.

Negara harus hadir bukan hanya untuk guru negeri, tapi untuk semua guru. Karena dalam pendidikan, keadilan adalah fondasi utama.

Dari madrasah swasta, lahir generasi bangsa. Dari guru-guru yang tersembunyi, muncul cahaya masa depan.

Jangan biarkan mereka terus berjalan sendiri dalam perjuangan panjang ini.

Baca Juga: Inilah 2 Penyebab Guru Madrasah Swasta Tidak Bisa Ikut Seleksi PPPK, Salah Satunya Terhalang Pasal Ini

Karena tanpa guru swasta, pendidikan Indonesia akan pincang. Dan tanpa keadilan, perjuangan guru tak akan pernah menemukan ujung.

PGMM menanti Komitmenmu Sang Jendral terhadap penegakan keadilan dan investasi pendidikan.***

#KeadilanUntukGuruMadrasah
#AfirmasiTanpaDiskriminasi
#PGMMBergerak

Halaman:

Tags

Terkini