PORTALOKA.ID - Melanjutkan pendidikan sempat tidak pernah terlintas di benak Syifa Syafitri, remaja putri asal Desa Kayu Lawang, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Sebab, dua tahun silam, ia terpaksa putus sekolah di kelas 8 SMP akibat keterbatasan ekonomi.
Ia mengatakan, penghasilan kedua orang tuanya tidak cukup untuk membawanya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Saat ini, ayahnya bekerja sebagai pemulung, sementara sang ibu berjualan pakaian bekas.
Baca Juga: Tak Perlu Lagi Naik Bukit, Siswa-siswi SMPN 03 di Bima Kini Bisa Internetan di Sekolah
Syifa pun mengikhlaskan kondisi tersebut. Namun, di saat yang sama, ia juga terpaksa mengubur dalam-dalam impiannya untuk bekerja di sektor pertambangan, yang merupakan cita-citanya sejak dulu.
"Saya putus sekolah di tahun ajaran 2024, di kelas 8 menuju semester dua akhir karena ekonomi keluarga saya," jelas Syifa, dikutip Jumat (17/4).
Setelah tidak melanjutkan pendidikan, Syifa mengabdikan waktunya untuk keluarga. Sebagai anak sulung dari lima bersaudara, ia merasa bertanggung jawab mengurus adik-adiknya serta membantu sang ibu memilih dan mencuci pakaian bekas untuk dijual.
"Nanti juga pas jualan baju juga sama ibu, berdua terus," tuturnya.
Namun kini, Syifa kembali memiliki harapan untuk meraih cita-citanya. Berkat program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto, ia dapat melanjutkan pendidikan kelas 8 di SR SMP 78 Sragen secara gratis.
Ia pun mengaku senang, bukan hanya karena bisa kembali bersekolah, tetapi juga karena mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai.
Ia mengatakan, selama bersekolah di Sekolah Rakyat, ia memperoleh fasilitas makan gratis tiga kali sehari, kudapan gratis dua kali sehari, asrama gratis, serta satu unit laptop dan ponsel pintar.
"Seragam dan baju tidur serta baju untuk di asrama juga dikasih dari Sekolah Rakyat tanpa dipungut sepeser biaya apapun," jelas dia.
Artikel Terkait
1.784 Tabung Gas 'Whip Pink' dari Pabrik Pulogadung-Pademangan Disita Polisi, Omzet Penjualan Diduga sampai Miliaran
Rekrutmen Pegawai Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Resmi Dibuka, Tersedia 35.476 Lowongan, Simak Syaratnya
Diduga Bela Diri dari Pembuli, Siswa SMAN 2 Bekasi Justru Dilaporkan ke Polisi hingga Diminta Ganti Rugi Rp200 Ribu
Ratusan Siswa di Anambas Kepri Diduga Keracunan MBG, Orang Tua yang Cicipi Turut jadi Korban
Tak Perlu Lagi Naik Bukit, Siswa-siswi SMPN 03 di Bima Kini Bisa Internetan di Sekolah
Gaji Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Bisa Digaji Pakai BOSP, Tapi Hanya Tahun Ini
Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Li Claudia Sabet KWP Awards 2026
Viral Balasan Admin SPPG Tambahrejo Lampung pada Kritikan Menu Ayam MBG dari Orang Tua PM, Disebut Sok Inggris dan jadi Bahan Tertawa
Cerita Penerima Manfaat Program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di Jaktim: Nggak Khawatir Kalau Hujan
Program 'Desaku Maju' Sukses Bawa Gubernur Lampung Raih Penghargaan Bergengsi KWP Awards 2026