PORTALOKA.ID - Siswa-siswi SMP Negeri Lambitu Satu Atap di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini bisa internetan di sekolah.
Kementerian Kominikasi dan Digital (Komdigi) memberikan bantuan internet dari Satelit Republik Indonesia-1 (Satria-1) untuk sekolah tersebut pada Senin (12/4).
Satria-1 fokus menyediakan layanan internet gratis di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).
Layanan ini bertujuan untuk memeratakan digitalisasi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Ratusan Siswa di Anambas Kepri Diduga Keracunan MBG, Orang Tua yang Cicipi Turut jadi Korban
Sebelum adanya internet Satria-1, para siswa-siswi SMPN 03 Lambitu Satu Atap harus naik ke atas bukit untuk dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar dan ujian yang berbasis internet. Sebab, hanya di atas bukit sinyal internet bisa diperoleh di wilayah tersebut.
"Kami dari SMPN 3 Lambitu Satu Atap ingin menceritakan bagaimana dulunya akses internet tidak ada di sekolah kami. Kita melakukan ujian dan kegiatan belajar mengajar yang berbasis internet, itu kita lakukan di bukit-bukit untuk mendapatkan akses internet," kata Pengajar TIK di SMPN 03 Lambitu Satu Atap, Andri Maulana, dikutip pada Kamis (16/4).
Dalam sebuah video di akun @bimakini, tampak belasan pelajar SMPN 03 Lambitu Satu Atap harus mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di atas bukit.
Tapi sekarang mereka tak perlu lagi memanjat bukit untuk mendapatkan sinyal internet. Di ruang kelas, para pelajar bisa mengakses internet dengan nyaman.
Diharapkan siswa-siswi SMPN 03 Lambitu Satu Atap dapat lebih fokus saat kegiatan belajar mengajar dan ujian berbasis internet.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan penyediaan fasilitas akses internet yang telah diberikan kepada sekolah kami. Terima kasih Komdigi," ujar para pelajar SMPN 03 Lambitu Satu Atap kompak.***
Artikel Terkait
Mobil SPPG Sepatnunggal Tasikmalaya Terciduk Buang Sampah di Pinggir Jalan, Sopir Sebut Sempat Koordinasi dengan Desa
Catat! Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
Masyarakat Miskin Makin Mudah Punya Rumah, Pemerintah Rampingkan Aturan dan Siapkan Banyak Insentif
2,1 Juta Peserta BPJS PBI Reaktivasi: 1,4 Juta Alih Segmen, 388 Ribu Jadi Mandiri
Lewat Kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas, Combiphar melalui Brand Maltofer Hadirkan Solusi Kesehatan bagi Masyarakat
Kuota BPJS PBI Capai 96,8 Juta Orang, Rp4,06 Triliun Tiap Bulan Disiapkan
1.784 Tabung Gas 'Whip Pink' dari Pabrik Pulogadung-Pademangan Disita Polisi, Omzet Penjualan Diduga sampai Miliaran
Rekrutmen Pegawai Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Resmi Dibuka, Tersedia 35.476 Lowongan, Simak Syaratnya
Diduga Bela Diri dari Pembuli, Siswa SMAN 2 Bekasi Justru Dilaporkan ke Polisi hingga Diminta Ganti Rugi Rp200 Ribu
Ratusan Siswa di Anambas Kepri Diduga Keracunan MBG, Orang Tua yang Cicipi Turut jadi Korban