Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan warga secara langsung, mini rocket stove diperkenalkan sebagai alternatif pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih efisien.
Meski demikian, penggunaan alat ini tetap memerlukan pemahaman yang baik. Warga diingatkan agar hanya membakar sampah organik kering seperti daun, ranting, dan limbah kayu. Sampah plastik maupun anorganik lainnya tidak diperbolehkan karena dapat menghasilkan zat berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Dapat THR? Begini Kata Wali Kota Bandung
Ke depan, inovasi sederhana seperti mini rocket stove diharapkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan di berbagai wilayah lainnya di Desa Muktisari.
Dengan dukungan pemerintah desa serta partisipasi aktif masyarakat, langkah kecil ini dapat menjadi awal dari gerakan bersama menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Apa yang dilakukan oleh mahasiswi KKN Universitas Riyadlul Ulum tahun 2026 ini menunjukkan bahwa solusi terhadap persoalan lingkungan tidak selalu harus rumit atau mahal.
Melalui kreativitas, kepedulian, dan kerja sama dengan masyarakat, inovasi sederhana pun dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak.***
Artikel Terkait
Viral Belatung di Bandeng Presto MBG meski Makanan Divakum, SPPG di Ponorogo Janji Bakal Beri Pengganti
Warga Purwodadi Ini Sempat Viralkan Menu MBG, Sebut Kritik Bukan untuk Menghujat tapi Demi Perbaikan
Bupati Ciamis Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup pada Peringatan Nuzulul Qur’an
Investor Taiwan Laporkan Dugaan Penipuan Aset Pabrik Keramik ke Bareskrim
Berkat Program Revitalisasi, SMA 5 Yogyakarta Kini Punya Atap Kelas hingga UKS Baru
MTs-MA Al Barkah Ciamis Gelar Semarak Ramadhan 1447 H: Ada Perlombaan hingga Santunan
Siap-Siap War Tiket Kereta Murah Mudik Lebaran 2026, Mulai 16.30 WIB Sore Ini
Viral Brownies Panggang MBG di Jogja Diduga Kedaluwarsa, Stiker 'Exp’ Diganti Tanggal Baru
Adaro dan Alamtri Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Yatim di Bulan Ramadan 2026, Boy Thohir: Menjemput Keberkahan
Mobil MBG Ditolak Masuk ke SMPN 2 Sokaraja Banyumas Diduga Gegara Telat Distribusi Paket Makan Gratis