CIAMIS, PORTALOKA.ID - Universitas Galuh (Unigal) Ciamis melaksanakan prosesi wisuda ke-41 dengan tema “Inspiring Leadership for a Sustainable Future” pada Kamis, 11 September 2025.
Tema ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya membekali dengan ilmu dan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan peduli pada keberlanjutan.
Para lulusan diharapkan mampu menjadi pemimpin yang menginspirasi, yang tidak hanya berpikir untuk hari ini, tetapi juga merancang masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Dengan kemampuan adaptasi, ketangguhan, dan semangat kolaborasi, diharapkan para pemimpin muda ini akan mampu menghadapi tantangan global sekaligus menciptakan solusi yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan dunia.
Baca Juga: Gong Perdamaian Dunia Bukan Sekadar Simbol, Tapi Warisan Nilai Leluhur Galuh
Prof. Dr. Dadi, M.Si., rektor Universitas Galuh telah berhasil melalukan perubahan secara bertahap dalam berbagai aspek, terutama dalam pelaksanaan kampus konservasi dan budaya yang berorientasi pada implementasi digitalisasi kampus atau Smart Campus.
Selain itu, Unigal juga telah berhasil memperluas kerjasama dan kemitraan perguruan tinggi yang ada di dalam dan luar negeri untuk mencapai tujuan yang sudah dituangkan dalam visi dan misi Universitas Galuh.
"Dengan adanya perubahan yang dilakukan membuktikan bahwa Universitas Galuh berhasil meningkatkan prestasi dari tahun ke tahun dan mampu berkompetensi dengan perguruan lain yang ada di Indonesia," ujar Rektor Universitas Galuh Prof. Dr. Dadi, M.Si.
Dikatakan Prof Dadi, Universitas Galuh pada tahun 2025 berhasil mendapatkan hibah kompetitif Nasional bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yaitu, sebanyak 37 orang Dosen telah lolos dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Kemendikbudristek RI, dan menyerap dana pemerintah kurang lebih Rp 1,9 Miliar Rupiah dengan rincian 22 penelitian dan 15 kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).
"Pada tahun 2025 ini pendanaan penelitian dan pengabdian mengalami peningkatan sekitar 65% dari tahun 2024, yaitu 15 penelitian dan 9 Program Kemitraan Masyarakat,"tutur Dadi.
Dadi mengatakan, Universitas Galuh sebagai salah satu inisiator dalam kegiatan konservasi, serta menjadi inisiator untuk pembangunan kawasan perbatasan untuk wilayah Kunci Bersama guna membantu penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat.
"Universitas Galuh pada tahun 2025 ini berhasil mendapatkan pendanaan kegiatan mahasiswa berdampak yang merupakan kegiatan kolaborasi dosen dan BEM," tuturnya.
Dadi mengungkapkan rasa bersyukur, sebanyak 2 orang dosen berhasil mendapatkan pendanaan dan berhasil menyerap dana pemerintah sebesar Rp150.000.000.
Artikel Terkait
Kronologi Lengkap Kecelakaan Karambol Toyota Fortuner, Honda Revo dan Honda Scoopy di Jalan Wonogiri–Wonokerto, 1 Pelajar Luka Serius
Cara Membuat Seduhan Kunyit Asam, Minuman Rekomendasi saat Hujan, Cocok Buat Menghangatkan dan Menjaga Imun Tubuh
STIKes Dharma Husada Jadi Kampus Relawan Kesehatan dan Kebencanaan Kota Bandung
Bejat! Guru Ngaji di Mangunjaya Pangandaran Tega Mencabuli 7 Siswi, Kini Terancam 12 Tahun Penjara
BRI Perkuat Peran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Rakyat melalui Akselerasi Akses Pembiayaan
Sekwan Bandung: Tunjangan Dewan Bukan Penghasilan Tambahan, Melainkan Hak Normatif
Modus Guru Ngaji di Mangunjaya Pangandaran Mencabuli 7 Siswi, Pelaku Ternyata Punya Istri dan Anak
Kecelakaan Minibus Terperosok ke Jurang di Dlingo Bantul Yogyakarta, Kendaraan Terguling dan Rusak Parah
Resep Sambal Terasi Lezat Pedas Nendang, Bikin Nambah Selera Makan
Bantuan Pertanian untuk Petani di Surian Sumedang, Ada Benih hingga Traktor