"Kita ke sini ingin merasakan menu nasi kebuli, karena di Pedan dan Cawas baru ada di sini."
"Rasanya enak, mantap, sudah disesuaikan dengan lidah masyarakat Klaten. Nggak kayak nasi kebuli yang ada di Timur Tengah," ujarnya.
Warga Desa Kedungampel, Kecamatan Cawas ini menambahkan, nasi kebuli ayamnya luar biasa.
"Daging ayamnya enak, bumbunya meresap. Dimakan moprol, tulangnya lepas sendiri."
"Rasanya nagih, enak, ada sambal goreng atinya. Nasinya enak."
"Nuansanya nyaman, nggak bising, seperti rumahan. Seperti makan nasi kebuli di rumah sendiri. Harganya cukup masuk kantong orang Klaten," katanya. ***