Proses pembuatan makanan ini terbilang mudah. Kulit sapi, sebagai bahan utamanya, dibakar terlebih dahulu kemudian direbus.
Baca Juga: Asal Usul Galendo Makanan Khas Ciamis, Ternyata Ini Sosok Penemu dan Makna di Balik Namanya
Setelah direbus, kulit sapi ini dipotong-potong menjadi ukuran kecil lalu ditusuk menggunakan lidi.
Kemudian dilumuri dengan bumbu yang berasal dari galendo, sehingga rasanya gurih.
Harga per tusuk colok gembrung sangat terjangkau yakni hanya Rp1.000 saja.
Biasanya colok gembrung dibungkus dengan daun pisang, sehingga mengeluarkan aroma khas.
Baca Juga: 5 Daerah dengan Jumlah Kafe Terbanyak di Jawa Barat, Juaranya Bukan Bandung
Kuliner khas Ciamis ini sangat mudah dijumpai. Di Pasar Manis Ciamis ada sejumlah pendagang yang menjajakan makanan ini.
Namun sayangnya, karena dibuat tanpa bahan pengawet, colok gembrung tidak mampu bertahan lama.
Colok gembrung yang sudah diberi bumbu hanya mampu bertahan setengah hari saja. Sedangkan yang ditambah serundeng bisa tahan sampai sore.***