Sementara itu, penjual jenang tradisional, Kartiningsih mengatakan harga 1 porsi jenang dijual seharga Rp 6 ribuan.
Dalam sehari, warung tersebut bisa menjual sekitar 100 porsi.
"Jenangnya ada 6 macam, ada mutiara, sumsum, grendul, ketan hitam dan kacang hijau."
"Paling diminati pembeli jenang campur dan pati garut."
"Kalau pati garut katanya untuk asam lambung, kalau jenang lainnya itu seger."
"Satu porsi Rp 6 ribu, rata-rata kalau sehari bisa 100 bungkus."
"Pembeli dari luar Klaten banyak, Jogja, Prambanan, Wedi pokoknya langganan sudah banyak," ucap Kartiningsih saat ditemui Portaloka.id di warungnya, Rabu, 24 September 2025.
Warung jenang tradisional ini buka setiap hari dari pukul 10 pagi hingga 4 sore.
Para pembeli biasanya datang dari wilayah Kabupaten Klaten dan Yogyakarta. ***
Artikel Terkait
Kapolres Wonogiri Pantau Pencarian Pria Asal Karangdowo Klaten yang Diduga Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Pencarian Tim Gabungan Terus Berlanjut
Pria Asal Karangdowo Klaten Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Bengawan Solo Wonogiri
Ratusan Orang Ikut Makan Gratis di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Menunya Ada Ayam Kecap inga Tumis Kacang
Petani Milenial di Demak Ijo Karangnongko Klaten Panen Biji Melon Inthanon, Omzet Menggiyurkan Capai Jutaan Rupiah
Kejari Klaten Musnahkan Ribuan Barang Bukti Perkara Inkrah, Ada Miras, BPKB, Uang Palsu hingga Senjata