Meski demikian, konsumsi berlebihan tetap berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan pada sebagian orang, seperti sakit kepala atau sensasi panas.
Baca Juga: Hadirkan Ratusan UMKM Kuliner, BRI Tawarkan Cashback & Program Menarik di Kampoeng Tempo Doeloe 2025
3. Tingkat Risiko
Garam: Risiko utama berasal dari tingginya kandungan natrium. Kelebihan konsumsi dikaitkan dengan hipertensi dan gangguan kardiovaskular.
MSG: Kandungan natrium lebih rendah dibanding garam. Risiko yang sering disebut adalah reaksi sensitivitas ringan pada sebagian individu, meski jarang terjadi.
4. Batas Konsumsi
Pengendalian jumlah konsumsi menjadi kunci. Garam direkomendasikan tidak lebih dari 5 gram per hari, sedangkan MSG belum memiliki batas resmi yang ketat, namun tetap disarankan digunakan secukupnya.
Baca Juga: Bongkar Rahasia Sayur Lodeh Agar Tidak Langu dan Gurih, Masakan Rumahan yang Homey dan Ngangenin
Dengan pemahaman ini, masyarakat dapat menyesuaikan penggunaan garam dan micin dalam pola makan sehari-hari sesuai kebutuhan tubuh agar tidak berlebihan.***
Artikel Terkait
Wakil Wali Kota Bandung Sebut 136 Titik Penumpukan Sampah di Bandung Tertangani
Lagi! Pengeroyokan Pemuda di Bantul Yogyakarta, Korban Sempat Muntah Darah
Vario Tabrak Sepeda Onthel di Makam Pahlawan Bantul Yogyakarta, 2 Orang Terluka
Rayakan Milad ke-11, IPSM Kiaracondong Gelar Aksi Sosial Bagi Sembako pada Lansia
Kemeriahan Festival Tradisi Karaton Sumedang Larang 2025, Dihadiri Tokoh Adat dari Berbagai Daerah
Putar Balik Berujung Kecelakaan Supra Vs Vario di Sanden Bantul Yogyakarta
Kangkung Sambal Tempe Dimakan dengan Nasi Panas Nikmatnya Tiada Tara, Intip Cara Membuatnya
Yuk Belanja di Bandung Great Sale 2025, Ada Diskon Up To 80 Persen di 21 Mal!
Tepat Harganas ke-32, Bupati Dian Serahkan Penghargaan Kampung KB
Rekomendasi Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Klaten: Dari Sop Ayam Legend hingga Bebek Goreng