Banyak pihak membandingkan kebijakan ini dengan negara lain yang menawarkan pelayanan publik lebih baik sebagai imbalan kenaikan pajak.
Dampak pada Gen Z dan Milenial
Sebagai kelompok terbesar di angkatan kerja saat ini, Gen Z dan milenial akan langsung merasakan dampaknya.
Dengan kenaikan harga barang seperti gadget, hiburan digital, dan layanan premium, mereka dipaksa untuk lebih selektif dalam mengatur pengeluaran.
Baca Juga: Atap 2 Kelas dan Aula SMPN 2 Klaten Ambrol Gegara Tak Kuat Menahan Hujan Deras dan Angin Kencang
Tren gaya hidup minimalis diprediksi akan semakin populer sebagai respons terhadap kenaikan biaya hidup.
Tanggapan Publik dan Aksi Penolakan
Gelombang penolakan terhadap kenaikan PPN 12 persen terus meningkat.
Sebuah petisi daring di link https://t.co/7lKRx6Xni5 telah mengumpulkan lebih dari 21.000 tanda tangan dari target 25.000.
Banyak yang mengkritik kebijakan ini sebagai langkah yang tidak diimbangi dengan perbaikan pelayanan publik.
“Di negara lain pajak naik, rakyat merasakan manfaatnya. Di sini, pelayanan publik buruk dan aparat bermasalah,” keluh @Mata_Netizen62 di media sosial X.***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tegaskan PPN 12% Hanya untuk Barang Mewah: Kita Tetap Lindungi Rakyat Kecil
Disaat Indonesia Naikkan PPN 12 Persen, Vietnam Malah Turunkan PPN ke 8 Persen, Begini Penjelasannya
Netflix, Wagyu hingga Sekolah Internasional Dikenakan Tarif PPN 12 Persen mulai 1 Januari 2025
Identitas Pejalan Kaki Tewas Hanyut di Gorong-gorong Bantul Yogyakarta, Ada Sejumlah Uang di Saku Korban
Resep Bolu Kukus Marmer ala Chef Devina Hermawan yang Lembut dan Wangi, Cocok untuk Suguhan Berbagai Acara
Tak Hanya Alami Perubahan Postur Tubuh, Begini Kabar Terbaru Artis FTV Talitha Curtis yang Lama Tak Tampil di Layar Televisi
5 Coffee Shop Dengan View Terindah di Puncak Bogor Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi