berita

Hadiri Wisuda STIKes Muhammadiyah, Sekda Ciamis Tekankan Pentingnya Budi Pekerti bagi Lulusan Tenaga Kesehatan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:36 WIB
Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi berfoto bersama dalam prosesi wisuda STIKes Muhammadiyah Ciamis (Ist)

Baca Juga: Herry Dermawan Salurkan 73 Alsintan untuk Kelompok Tani di Ciamis, Dorong Produktivitas Pertanian

Nur Hidayat menjelaskan, digitalisasi menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta mutu pelayanan akademik. Penerapannya mencakup berbagai tahapan layanan, mulai dari penerimaan mahasiswa baru hingga penerbitan ijazah.

Sistem tersebut sekaligus mendukung penerapan konsep paperless campus, yaitu upaya mengurangi penggunaan kertas dalam aktivitas administrasi dan pengarsipan. Melalui langkah ini, pelayanan akademik diharapkan semakin efektif dan sesuai dengan kebutuhan pengelolaan perguruan tinggi modern.

Ia juga berpesan agar para lulusan terus meningkatkan kemampuan profesional, mempertahankan nilai-nilai Islam, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan.

Baca Juga: Revitalisasi SMKN 2 Ciamis Disambut Bahagia, Upaya Hadirkan Kenyamanan di Ruang Belajar

Pesan Sekda Ciamis bagi Para Lulusan

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, yang menghadiri kegiatan tersebut mewakili Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, menyampaikan penghargaan kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Ciamis, Andang mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Sebaliknya, momen tersebut menjadi awal bagi para lulusan untuk menjalankan tanggung jawab profesional dan menerapkan ilmu yang dimiliki dalam kehidupan bermasyarakat.

“Hari ini, saudara-saudara tidak hanya membawa pulang gelar akademik atau pengakuan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Saudara-saudara juga membawa amanah, tanggung jawab, dan harapan masyarakat yang kelak akan dipercayakan kepada saudara-saudara dalam menjalankan profesi di bidang kesehatan,” ujarnya.

Menurut Andang, tenaga kesehatan harus mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk transformasi digital, perubahan pola penyakit, serta meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Pertama di Ciamis, Digitalisasi Akademik STIKes Muhammadiyah Diberlakukan

Ia menegaskan bahwa kualitas tenaga kesehatan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teori dan keterampilan teknis. Kemampuan berkomunikasi dengan baik, kecermatan dalam mengambil tindakan, kerja sama tim, serta kepedulian terhadap kondisi pasien juga menjadi faktor penting dalam menunjang mutu pelayanan.

“Pelayanan kesehatan pada hakikatnya adalah pelayanan terhadap manusia. Karena itu, tenaga kesehatan harus menjalankan tugas dengan tanggung jawab, empati, dan integritas,” tegasnya.

Andang berharap para lulusan STIKes Muhammadiyah Ciamis dapat menjalankan profesinya secara profesional dengan tetap mengedepankan etika dan kepedulian sosial. Menurutnya, kemampuan akademik harus berjalan beriringan dengan karakter dan perilaku yang baik.

“Saya berharap para lulusan STIKes Muhammadiyah Ciamis mampu menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga luhur dalam budi pekerti, tidak hanya cakap dalam menjalankan prosedur, tetapi juga santun dalam berkomunikasi,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini