berita

Perubahan Desil Berpeluang Bikin Bansos Gagal Cair, Ini Solusi dan Langkah Sanggah bagi Masyarakat

Senin, 28 September 2026 | 12:03 WIB
Menyoroti sistem desil yang berpengaruh pada penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat kecil di Tanah Air. Berikut ulasannya. (malangkota.go.id)

Di lain pihak, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia berencana membatasi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite untuk kelompok masyarakat desil 9 dan 10.

Secara gamblang, Bahlil menjelaskan tujuannya agar BBM subsidi tepat sasaran.

Kendati demikian, rencana pembatasan BBM subsidi itu diyakini akan semakin menyusahkan kelas menengah yang pendapatannya stagnan tapi terhimpit lonjakan biaya hidup.

Terkait hal itu, Kementerian Sosial (Kemensos) dalam keputusannya Nomor 22 tahun 2026 menggunakan desil dalam menyalurkan perlindungan sosial.

Baca Juga: Bagaimana Cara Sanggah Desil Bansos 2026 via WhatsApp? Jangan Sampai Keliru, Ini Ketentuannya

Rentang Desil untuk Penerima Bansos

Hingga saat ini, Kemensos menetapkan, penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako berada di kelompok desil 1-4.

Total ada lebih dari 18 juta keluarga yang menerima bantuan ini, dengan anggaran lebih dari Rp70 triliun per tahun.

Kemudian, terdapat Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan masuk dalam kelompok desil 1 sampai 5.

Total ada 96,8 juta jiwa yang menerima bantuan ini dengan anggaran Rp48,7 triliun per tahun.

Terdapat pula, program asistensi rehabilitasi sosial dan program lainnya di Kemensos di kelompok desil 1-5.

Baca Juga: Ada Wacana Sistem Scan Wajah untuk Penerima Bansos di September 2026, Apa Alasannya?

Berkaca dari hal itu, pemerintah sejatinya telah menyediakan mekanisme bagi warga yang merasa datanya tidak akurat.

Solusi dan Langkah Sanggah bagi Masyarakat

Bagi warga yang merasa masuk dalam kategori desil tinggi (sejahtera) padahal kondisi ekonomi tidak demikian, terdapat beberapa langkah yang dapat ditempuh:

Halaman:

Tags

Terkini