Menurutnya, perkembangan teknologi memungkinkan satu kartu digunakan untuk beberapa kebutuhan sekaligus sehingga lebih praktis bagi sekolah dan orang tua.
Program tersebut kini menjadi bagian dari upaya SMPN 3 Ciamis mengembangkan layanan administrasi berbasis digital.
Meski demikian, adanya informasi mengenai pembayaran Rp40 ribu membuat pihak sekolah dan komite memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai pihak yang mengadakan program, tujuan penggunaan kartu, serta mekanisme pembiayaannya.
Dengan demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa program kartu absen digital tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari digitalisasi layanan sekolah, sementara pembahasan pengadaannya dilakukan bersama komite sekolah.***