berita

Penjelasan Dokter RSCM soal Siswi Karo Diduga Hilang Ingatan Akibat Keracunan MBG

Kamis, 17 September 2026 | 10:41 WIB
Momen Kepala BGN menjenguk siswa korban keracunan MBG di Berastagi, Karo, Sumatera Utara pada pertengahan Agustus 2026. (Ist)

PORTALOKA.ID - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memberikan penjelasan mengenai kondisi salah satu siswi asal Karo, Sumatera Utara yang diduga menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada pertengahan Agustus 2026 lalu.

Seperti diketahui, dua orang siswi yang diduga mengalami keracunan MBG dirujuk di RSCM untuk menjalani perawatan intensif sejak Sabtu, 12 September 2026.

Salah satu siswi sempat disebut mengalami gangguan fungsi otak hingga hilang ingatan sampai 70 persen dan lainnya mengalami gangguan ginjal.

Pihak RSCM menyatakan bahwa saat datang, kedua siswi tersebut dalam kondisi stabil, sehingga perawatan dilakukan di ruang rawat biasa.

Baca Juga: RDP Dugaan Keracunan MBG di DPRD Karo Memanas, Orang Tua Siswa Tuntut Tanggung Jawab SPPG

“Jadi, kedua pasien datang ke RSCM tidak dalam kondisi memerlukan perawatan intensif. Pasien dapat berkomunikasi dan berkontak dengan baik,” ujar Direktur Medik dan Keperawatan RSCM Renan Sukmawan dalam konferensi pers bersama awak media di RSCM pada Rabu, 16 September 2026.

Dokter Pastikan Tak Ada Gangguan Fungsi Otak

Lebih lanjut, tim dokter juga membantah adanya gangguan pada fungsi otak setelah melakukan serangkaian tes.

Tim dokter melakukan wawancara dengan anak tersebut beserta keluarga disertai data-data dari rawatan sebelumnya, ditambah dengan pemeriksaan penunjang yaitu elektroensefalografi (EEG).

“Dari hasil wawancara, pemeriksaan, dan EEG, Insya Allah saya bisa pastikan bahwa tidak ada gangguan fungsi otak pada ananda yang pertama ya (F),” kata Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Neurologi Anak, Setyo Handryastuti dalam kesempatan yang sama.

“Jadi, Insya Allah, ke depannya, ananda bisa bersekolah kembali, bisa beraktivitas kembali, bisa ceria kembali. Jadi, saat ini kita fokus untuk tata laksana ananda pertama ini ke depannya,” lanjutnya.

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di Pariaman Sumbar, SPPG Sebut Sekolah Tak Cek Makanan Sebelum Dibagikan ke Siswa

Kepastian Tak Alami Hilang Ingatan

Adapun mengenai kabar hilang ingatan hingga 70 persen, Dokter Handry membeberkan bahwa memori siswi terkait dalam kondisi baik.

Halaman:

Tags

Terkini