PORTALOKA.ID - Pemerintah terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan dengan membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai daerah pesisir Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan sebanyak 1.386 kampung nelayan akan diresmikan hingga akhir tahun ini demi meningkatkan kesejahteraan nelayan.
“Kita akan besar besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh indonesia kita perbaiki. Tahun ini, bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan seluruh indonesia,” ujar Prabowo dalam kunjungannya di Pulau Miangas, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5).
Prabowo menjelaskan KNMP akan dilengkapi fasilitas modern yang menjadi kebutuhan utama para nelayan, seperti lemari es penyimpanan hingga stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SBPN).
Baca Juga: Pemandu Bagikan Momen saat Letusan Gunung Dukono, Ngaku Targetkan Foto Erupsi hingga Percikan Lahar
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan sekaligus memperkuat rantai distribusi perikanan nasional.
“Di desa nelayan nanti akan ada pembuat es, desa nelayan punya es, supaya semua nelayan punya es. Kemudian, akan ada udang benih, _cold storage_ (lemari es penyimpanan), juga akan ada tempat SPBU nelayan, solar khusus untuk nelayan,” tuturnya.
Keberadaan pabrik es dan lemari es penyimpanan merupakan hal penting untuk menjaga kualitas ikan hasil tangkapan agar tetap segar sebelum dipasarkan.
Sementara SPBN akan mempermudah akses solar dengan harga yang lebih terjangkau bagi para nelayan.
Baca Juga: Menikmati Kuliner Khas Karawang yang Legendaris, Salah Satunya Sudah Ada Sejak Tahun 60-an
Pada kesempatan tersebut, Prabowo pun berharap agar salah satu kampung nelayan dapat segera dibangun di wilayah yang dikunjunginya.
Ia optimistis pembangunan dapat berjalan cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Mudah-mudahan ada satu desa nelayan di sini dalam waktu yang tidak lama lagi,” ucapnya.
Dengan demikian, dalam beberapa waktu dekat, kawasan tersebut dapat berkembang menjadi sentra perikanan yang lebih maju dengan dukungan infrastruktur yang memadai.