berita

Ramai Isu 70 Dapur MBG Disebar di Lapas-Rutan Indonesia: Bagaimana dengan Tata Kelola yang Dinilai Masih 'Cacat'?

Sabtu, 9 Mei 2026 | 06:30 WIB
Ilustrasi - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan akan mengelola 70 dapur MBG (Badan Gizi Nasional)

PORTALOKA.ID - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti rencana Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) terkait pengelolaan 70 lokasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelumnya diketahui, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Imipas, Mashudi menyebut pihaknya memiliki 70 dapur MBG yang dimanfaatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Awal (dapur) MBG itu kan di Lapas Sukamiskin, sekarang ini sudah 70 titik di lapas dan rutan yang ada MBG," kata Mashudi kantor Ditjen Pas, Jakarta Pusat, pada Kamis, 7 Mei 2026.

"Yang proses untuk akhir bulan ini selesai ada 28. Mudah-mudahan nanti yang lainnya akan tetap proses berjalan," tambahnya.

Baca Juga: BGN Buka Suara Soal Kematian Balita di Cianjur yang Diduga Keracunan MBG

Hal tersebut, kini menjadi perbincangan hangat sebagian kalangan publik, lantaran rencana pengadaan itu terjadi di tengah tata kelola dapur MBG yang dinilai masih lemah.

Lantas, bagaimana penuturan Dirjen Pas terkait pengelolaan dapur MBG pada 70 titik lokasi lapas hingga rutan tersebut? Begini katanya.

Dikelola 48 Petugas SPPG dan 20 Warga Binaan

Dalam proyek ini, Mashudi mengatakan, dari total 48 petugas SPPG, 20 orang di antaranya adalah warga binaan yang memenuhi syarat dan berkelakuan baik.

Mashudi lalu mengatakan, warga binaan yang bertugas di dapur mendapatkan gaji.

Baca Juga: 1.780 SPPG Pelaksana MBG Disetop Sementara, Kepala BGN Ungkap Alasannya

"Pekerja itu kan total semua ada 46-48 orang. 20 orang itu adalah warga binaan yang bekerja di situ," bebernya.

"(Hal ini) dengan norma-norma sesuai dengan SOP untuk MBG," tambah Mashudi.

Sewa Lahan 350-400 Meter Persegi

Halaman:

Tags

Terkini