berita

Longsor Ciamis Hari Ini: Tebing 7 Meter Ambrol di Baregbeg, Warga Gotong Royong Selamatkan Akses Jalan Perbatasan

Senin, 23 Februari 2026 | 21:35 WIB
Tebing setinggi 7 meter di Desa Karangampel, Baregbeg, Ciamis ambrol menutup badan jalan (Portaloka.id/Bang Sufi)

Di balik lumpur yang perlahan tersingkir, tersimpan kekhawatiran lain yang belum sepenuhnya hilang. Warga masih diliputi rasa cemas jika hujan deras kembali turun dan memicu longsor susulan.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor di Sukahaji Ciamis, Warga Gotong Royong Selamatkan Jalan dan Rumah Tetangga

Pemerintah desa pun berharap ada langkah nyata dari pemerintah daerah, terutama pembangunan drainase dan penguatan tebing di lokasi tersebut.

“Kami berharap ada penanganan lanjutan seperti pembangunan drainase atau penguatan tebing, supaya longsor tidak terulang, apalagi saat musim hujan seperti sekarang,” ungkap Asep.

Camat Baregbeg, Dede Hendara mengatakan, wilayah Kecamatan Baregbeg rawan longsor, itu kepada masyarakat diimbau agar berhati-hati dan jaga diri.

"Ada beberapa kecelakaan akibat longsor yang membuat jalan raya menjadi licin. Semua pengendara diimbau waspada dan hati-hati," ujarnya.

Baca Juga: Puan Maharani Sebut Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta jadi Fokus DPR RI, Jalan Menuju ASN Makin Terbuka

Hingga Senin siang, jalan perbatasan Baregbeg–Sukadana sudah bisa dilalui kembali, meski kendaraan harus berjalan bergantian.

Bekas lumpur masih terlihat di sisi jalan, menjadi pengingat bahwa alam bisa berubah sewaktu-waktu.

Bagi warga Dusun Kaler, longsor ini bukan sekadar peristiwa alam. Ia adalah ujian tentang kewaspadaan, kebersamaan, dan kesadaran bahwa di tengah cuaca ekstrem Ciamis, harapan sering kali bertumpu pada tangan-tangan yang saling membantu.

Pemerintah dan warga kini sama-sama berharap, sebelum hujan berikutnya datang, perlindungan yang lebih kuat sudah berdiri di sana.***

Halaman:

Tags

Terkini