Di balik lumpur yang perlahan tersingkir, tersimpan kekhawatiran lain yang belum sepenuhnya hilang. Warga masih diliputi rasa cemas jika hujan deras kembali turun dan memicu longsor susulan.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor di Sukahaji Ciamis, Warga Gotong Royong Selamatkan Jalan dan Rumah Tetangga
Pemerintah desa pun berharap ada langkah nyata dari pemerintah daerah, terutama pembangunan drainase dan penguatan tebing di lokasi tersebut.
“Kami berharap ada penanganan lanjutan seperti pembangunan drainase atau penguatan tebing, supaya longsor tidak terulang, apalagi saat musim hujan seperti sekarang,” ungkap Asep.
Camat Baregbeg, Dede Hendara mengatakan, wilayah Kecamatan Baregbeg rawan longsor, itu kepada masyarakat diimbau agar berhati-hati dan jaga diri.
"Ada beberapa kecelakaan akibat longsor yang membuat jalan raya menjadi licin. Semua pengendara diimbau waspada dan hati-hati," ujarnya.
Hingga Senin siang, jalan perbatasan Baregbeg–Sukadana sudah bisa dilalui kembali, meski kendaraan harus berjalan bergantian.
Bekas lumpur masih terlihat di sisi jalan, menjadi pengingat bahwa alam bisa berubah sewaktu-waktu.
Bagi warga Dusun Kaler, longsor ini bukan sekadar peristiwa alam. Ia adalah ujian tentang kewaspadaan, kebersamaan, dan kesadaran bahwa di tengah cuaca ekstrem Ciamis, harapan sering kali bertumpu pada tangan-tangan yang saling membantu.
Pemerintah dan warga kini sama-sama berharap, sebelum hujan berikutnya datang, perlindungan yang lebih kuat sudah berdiri di sana.***
Artikel Terkait
15 Madrasah Aliyah Unggulan di Indonesia, Punya Prestasi di Bidang Sains hingga Riset, Rekomendasi SPMB 2026
Pakar Sebut Perjanjian Tarif RI-AS Bakal Buka Lapangan Kerja di Indonesia, Kok Bisa?
Petani NTT Bersyukur, 3.000 Pohon Buncis Terserap Semua Berkat MBG
Kemenag Buka Suara soal Kebijakan Zakat untuk MBG, Begini Faktanya
15.160 Guru PAI Ikuti Uji Pengetahuan PPG Daljab Angkatan 4, Kemenag: Untuk Ukur Capaian Pembelajaran Peserta
Viral Antrean Panjang Warga Sumenep demi Menanti Tarawih Sejak Siang Hari, Amplop Rp300 Ribu Disebut Jadi Penyemangat
Viral Ibu Pedagang Sayuran di NTT Dilarang Jualan di Teras Rumah Sendiri, Padahal demi Cukupi Biaya Sekolah Anaknya
Kota Banjar Rayakan HUT ke-23, Herdiat Sunarya Hadiri Paripurna, Tekankan Sinergi Pembangunan Wilayah
Terungkap! Pangkal Masalah Guru Madrasah Swasta Sulit Ikut PPPK dan Kesejahteraan Tidak Meningkat
Hujan Deras Picu Longsor di Sukahaji Ciamis, Warga Gotong Royong Selamatkan Jalan dan Rumah Tetangga