Selain menetapkan satu orang tersangka, polisi juga mendalami kemungkinan adanya tersangka lain.
Hasil pendalaman, Kapolres menyebutkan masih ada dugaan satu orang lain yang terindikasi membantu peristiwa atau tindak pidana ini.
Sejumlah alat bukti telah dikumpulkan, namun masih terus dilakukan penyelidikan lanjutan untuk mengonfirmasi identitas orang tersebut.
Motif Perampokan dan Pembunuhan
Lebih lanjut AKBP Achmad Akbar mengungkapkan motif pelaku melakukan perampokan dan pembunuhan.
“Motifnya berlandaskan permasalahan kesulitan ekonomi, tindakan dilakukan pelaku sebagai jalan pintas untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan pribadinya,” ungkapnya.
Kronologi
Lima hari sebelum peristiwa pembunuhan, pelaku tidak sengaja berkenalan dengan korban.
Pelaku berpura-pura menyewa mobil korban dan meminta diantar ke tempat wisata Guci.
Bukannya ke tempat tujuan, pelaku justru mengajak korban tempat sepi yaitu penggilingan batu Desa Baleraksa dengan alasan menunggu temannya yang akan ikut.
Pelaku kemudian mengeksekusi korban di tempat tersebut menggunakan batu.
“Pelaku melakukan pembunuhan dengan batu yang sudah disiapkan pada saat perjalanan menuju ke lokasi pembunuhan,” ucap Kapolres.