Pratama juga menjabarkan beberapa kemungkinan penyebab tampilan kurs 1 USD senilai Rp8.170 di Google Search.
Menurutnya, hal ini bisa terjadi akibat gangguan teknis atau bug dalam sistem pengambilan data Google.
"Google mengandalkan algoritma tertentu untuk menarik informasi dari berbagai sumber eksternal, termasuk lembaga keuangan dan penyedia data ekonomi. Jika terjadi kesalahan dalam proses ini, maka data yang ditampilkan bisa tidak akurat," ujarnya.
Selain itu, kesalahan input data juga dapat menjadi penyebab lain. Sistem berbasis data rentan terhadap human error, seperti kesalahan ketik atau kelalaian dalam pembaruan informasi.
Baca Juga: Ini Sederet Program Prioritas Ahmad Luthfi Setelah Dilantik Menjadi Gubernur Jateng
Kemungkinan lainnya adalah adanya manipulasi data akibat peretasan.
"Meskipun sistem keamanan Google sangat canggih, bukan tidak mungkin terjadi upaya peretasan atau penyusupan oleh aktor jahat yang berusaha mengacaukan informasi finansial," tambah Pratama.
Dampak Luas dari Kesalahan Data Kurs
Ketidaktepatan informasi nilai tukar mata uang di Google berpotensi menimbulkan dampak luas.
Banyak pihak, termasuk pebisnis, investor, hingga wisatawan, bergantung pada Google untuk mendapatkan data kurs sebelum melakukan transaksi.
Jika informasi yang diberikan tidak sesuai dengan kenyataan, hal ini bisa mengakibatkan kerugian finansial, baik dalam skala kecil maupun besar.
Oleh karena itu, sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, Google memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keakuratan data yang ditampilkan.
Meski Google bukan penyedia data finansial utama, tetap diperlukan mekanisme verifikasi yang ketat untuk menghindari kesalahan serupa di masa mendatang.
Artikel Terkait
Brownies Pandan Cocok Jadi Ide Jualan Saat Bulan Ramadhan, Dijual Rp 4 Ribuan Auto Laris, Cocok untuk Camilan Buka Puasa, Simak Resepnya
Ide Jualan Rp 2 Ribuan Siomay Nori saat Ramadhan, Rasanya Enak Cocok untuk Camilan Buka Puasa, Cek Resepnya di Sini, Bikinnya Gampang Banget
Kisah Sandra Bocah 10 Tahun Tak Sekolah Hanya Hidup Bersama Nenek, Kini Jadi Anak Angkat Kapolresta Bandung
Menhub Usulkan THR 2025 Dibayar Lebih Cepat, Begini Respons Kemnaker!
Ini 4 Jenis dan Ketentuan Cuti Bagi PPPK, Salah Satunya Cuti Melahirkan Bisa Sampai 3 Bulan
Sempat Dikira Boneka, Warga Temukan Mayat Bayi Laki-laki Mengapung Tersangkut Batu dan Sampah di Sungai Irigasi di Kartasura Sukoharjo