Minggu, 19 Juli 2026

Sempat Dikira Boneka, Warga Temukan Mayat Bayi Laki-laki Mengapung Tersangkut Batu dan Sampah di Sungai Irigasi di Kartasura Sukoharjo

Photo Author
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 20:05 WIB
Penemuan jenazah sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di sungai irigasi persawahan Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.  (Portaloka.id/ Agatha Dyah)
Penemuan jenazah sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di sungai irigasi persawahan Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Portaloka.id/ Agatha Dyah)

SUKOHARJO, PORTALOKA.ID - Warga digegerkan dengan penemuan jenazah sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di sungai irigasi persawahan Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Penemuan jenazah bayi ini terjadi pada Jumat, 31 Januari 2025 sekira pukul 15.35 WIB oleh anak-anak yang merupakan warga sekitar.

Saat itu, anak-anak tersebut sedang bermain di dekat sungai irigasi.

Anak-anak ini mengira bahwa benda yang mereka temukan adalah boneka.

Baca Juga: Pemotor Tanpa Identitas Hendak Menyebrang Tertabrak Truk Boks di Jalan Raya Solo-Yogyakarta Ceper Klaten, Begini Kondisinya

Namun setelah didekati ternyata merupakan bayi.

Mereka pun melapor kepada warga lainnya.

Saat dicek oleh warga, jenazah bayi dalam kondisi tersangkut batu dan sampah.

Mayat bayi ditemukan dengan posisi tertelungkup lengkap dengan tali pusar dan ari-ari, serta sudah tercium bau busuk.

Baca Juga: Honda Scoopy Seruduk Bokong Truk Kontainer yang Terpakir di Ceper Klaten, Korban Dibawa ke Rumah Sakit, Begini Kronologi Lengkapnya

Sontak penemuan ini menggegerkan warga sekitar.

Salah satu warga lalu melaporkan penemuan mayat bayi itu ke piket Koramil 06/Kartasura karena lokasinya berdekatan.

Penemuan jenazah sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di sungai irigasi persawahan Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Portaloka.id/ Agatha Dyah)

"Sempat dikira boneka atau anak monyet tadi."

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X