"Posisi tengkurap tanpa alas apapun, tersangkut sampah."
"Bayi laki-laki masih ada tali pusarnya masih ada ari-arinya," ungkap Sri Budiarti (50), warga sekitar yang turut menyaksikan penemuan bayi malang tersebut.
Untuk menghindari kerumunan warga, jenazah bayi malang tersebut kemudian dievakuasi oleh Babinsa Desa Ngabeyan serta piket Koramil 06/Kartasura dan dibawa ke kantor Koramil 06/Kartasura.
Tak berapa lama pihak Polsek Kartasura beserta petugas Puskesmas Kartasura pun datang.
Petugas segera melakukan identifikasi serta pemeriksaan terhadap jenazah yang ditemukan.
Baca Juga: Penemuan Mayat Bayi Perempuan Dikubur di Kebun Warga Tlogowatu Kemalang Klaten, Dibungkus Kain Putih
Berdasarkan hasil identifikasi dari tenaga kesehatan Puskesmas Kartasura, diperkirakan korban sudah meninggal kurang lebih 3 hari yang lalu.
Kapolsek Kartasura, AKP Tugiyo membenarkan adanya penemuan jenazah bayi tersebut.
"Kami cek bahwa benar bayi tersebut sudah meninggal."
"Kami kemudian menghubungi inafis Polres Sukoharjo untuk diolah TKP," ujar AKP Tugiyo saat ditemui awak media, pada Jumat petang, 31 Januari 2025.
"Sudah dibawa ke RS Moewardi untuk dilakukan autopsi," tambahnya.
Pihaknya pun segera melakukan penyelidikan dengan melakukan pengecekan ke klinik-klinik, rumah bersalin, atau rumah sakit di sekitar Kartasura.
Namun, tidak ditemukan ada orang yang melahirkan dengan ciri-ciri seperti itu.
Artikel Terkait
Hendak ke Sawah, Warga Temukan Mayat Wanita Tanpa Identitas di Sungai Ciberem Cilacap, Diduga ODGJ, Begini Kondisinya saat Ditemukan
Mengenaskan! Mayat di Ngawi Ditemukan dalam Koper Tanpa Kaki dan Kepala, Korban adalah Warga Blitar
Fakta di Balik Penemuan Mayat Dalam Koper Merah di Ngawi, Ada Kuncir Rambut di Tangan Kanan
Mengaku Suami Siri, Pelaku Mutilasi Mayat Wanita dalam Koper di Ngawi Berhasil Ditangkap Pihak Kepolisian
Kronologi Lengkap Penangkapan Pelaku Mutilasi Mayat Wanita dalam Koper Ngawi di Kota Madiun