Senin, 12 Oktober 2026

Malaysia-Singapura Keluhkan Asap Karhutla, Kepala Bakom RI: Kalau Tak Ada Asap, Kita Kirim Oksigen

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:25 WIB
Kondisi Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sore ini di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (Threads)
Kondisi Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sore ini di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (Threads)

PORTALOKA.ID - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah dampaknya menjangkau negara tetangga, termasuk Malaysia dan Singapura.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menyampaikan pernyataan bahwa Indonesia tidak hanya mengirimkan asap, tetapi juga berkontribusi terhadap pasokan oksigen melalui keberadaan hutannya.

“Kita bukan hanya mengirim asap, tapi kalau asapnya nggak ada, kita mengirim oksigen,” ujar Syahganda di Jakarta, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika pemerintah menanggapi perhatian negara-negara tetangga terhadap potensi kabut asap lintas batas.

Baca Juga: Tembus Lebih dari 100 Mahasiswa, Dirjen Pendis Kemenag Puji Matrikulasi S2 INU Ciamis, Tekankan Pentingnya Peran Lulusan Magister

Di tengah sorotan tersebut, kondisi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Palangka Raya, Kalimantan Tengah, masih menjadi perhatian karena kabut asap berdampak pada aktivitas masyarakat dan kualitas udara.

Syahganda Sebut Karhutla Dipengaruhi Faktor Alam

Syahganda meminta negara-negara tetangga memahami kondisi yang tengah dihadapi Indonesia. Ia menilai kebakaran yang terjadi saat ini berkaitan dengan faktor alam.

“Kita juga minta kepada semua negara tetangga untuk memahami bahwa ini di luar beyond human error. Ini benar-benar faktor alam,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap persoalan asap lintas batas yang turut memengaruhi hubungan Indonesia dengan negara-negara di kawasan.

Baca Juga: Gibran Dilaporkan ke Polisi, Ahmad Khozinudin Sebut Kasus Ini Ujian bagi Kapolri Suyudi

Meski demikian, penyebab karhutla perlu dilihat berdasarkan kondisi di masing-masing lokasi dan hasil pemeriksaan yang relevan.

Faktor cuaca dan kekeringan dapat memengaruhi penyebaran api, tetapi penanganan kebakaran juga memerlukan upaya pencegahan, pemadaman, serta penegakan aturan terhadap pelanggaran yang terbukti terjadi.

Palangka Raya Masih Berhadapan dengan Kabut Asap

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Arman Odie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X