Sabtu, 3 Oktober 2026

Ramai Kekecewaan Manajer Kopdes Merah Putih Ditempatkan Jauh dari Domisili, Akun Medsos Simkopdes dan Agrinas Pangan Banjir Keluhan

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 28 September 2026 | 16:59 WIB
Ilustrasi - Persoalan penempatan manajer Koperasi Desa Merah Putih (Portaloka.id/Arman)
Ilustrasi - Persoalan penempatan manajer Koperasi Desa Merah Putih (Portaloka.id/Arman)

PORTALOKA.ID - Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP tengah jadi isu hangat di media sosial.

Pasalnya, tak sedikit para calon manajer Kopdes Merah Putih mengeluhkan penempatan yang jauh dari domisili.

Seperti diketahui, informasi pengangkatan manajer untuk Kopdes Merah Putih dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dan bisa diakses melalui laman resmi milik Simkopdes.

Status kepegawaian para manajer tersebut juga telah ditetapkan sebagai Pekerja Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dengan rentang waktu dua tahun.

Baca Juga: Manajer Sudah Direkrut, Gedung Sudah Dibangun, Kapan Kopdes Merah Putih Mulai Berbisnis?

Ramai Keluhan Penempatan Jauh dari Domisili

Usai pengumuman, akun media sosial Simkopdes dan PT Agrinas Pangan Nusantara pun ramai dengan komentar kekecewaan karena penempatannya jauh dari domisili calon manajer.

“Dibilang daerah kami penuh dan kekurangan gerai, tapi kenapa provinsi lain ngisi Kopdes daerah kami? Kenapa enggak diutamakan kami yang berdomisili dulu?” tulis salah satu warganet di akun media sosial Simkopdes, @pra****s

“Saya dari Sumatera ke Sulawesi, sedangkan di kampung saya yang ngisi orang Jawa. Jadi, ini bagaimana maksud penempatannya?” tulis akun @rab*****0

“Ada Kopdes yang cuma beberapa menit dari rumah, malah terlempar jauh lintas pulau. Masa dekat diisi orang luar, sedangkan saya dilempar jauh,” tulis akun @nur********1

Baca Juga: Intip Besaran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih, Mulai Kerja Oktober 2026

Soroti Tunjangan yang Diterima

Masih dari unggahan yang sama, tak sedikit pula yang meminta tambahan tunjangan karena lokasi jauh yang membutuhkan akomodasi.

“Kita butuh win-win solution, seperti saya ditempatkan di yang jarak 550 Km dari rumah, kalau emang penempatan enggak bisa diupayakan, tolong keadilan terkait tunjangan yang kita dapat,” tulis @mut********_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Arman Odie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X