Menurut data terkini Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, sebanyak 63 kejadian Karhutla berhasil ditangani dengan total luasan lahan mencapai 115,35 hektare (Ha).
"Titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah, dengan sebaran asap hingga beberapa provinsi di Kalimantan dan lintas batas menuju negara tetangga," tulis BPBPK Kalteng dalam keterangannya, pada Kamis, 17 September 2026.
Di samping itu, BMKG Kalteng menuturkan kondisi Karhutla dan sebaran asap masih perlu diwaspadai, dengan jarak pandang di sejumlah wilayah juga dilaporkan terbatas.
Salah satunya, kondisi kualitas udara di Palangka Raya dan Pangkalan Bun berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.
Baca Juga: Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal di Selat Sunda, Keberadaannya Masih Misterius
Ada pun, kondisi lahan yang kering hingga sangat kering turut meningkatkan potensi terjadinya Karhutla.
Pemantauan titik panas dan wilayah rawan juga masih terus dilakukan untuk mendukung langkah pencegahan serta mengantisipasi meluasnya kebakaran.***
Artikel Terkait
Penjelasan Dokter RSCM soal Siswi Karo Diduga Hilang Ingatan Akibat Keracunan MBG
3 Siswa SMAN 1 Ciamis Siap Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional Lewat FIKSI dan Cipta Lagu
SMPN 3 Ciamis Buka Suara soal Dugaan Pungutan Kartu Absensi Digital
Gerakan Pramuka Kwarran Sukadana Sukses Menggelar Lomba Tingkat II, Optimis Raih Juara Tingkat Kabupaten Ciamis
Siswi SMA di Kulon Progo Yogyakarta Diduga jadi Korban Pelecehan, Terduga Pelaku Merupakan Satpam
Usai Rektor Unsoed cs Masuk Bui, KPK Panggil ASN untuk Telusuri Dugaan Pemerasan Seleksi Maba
Buka Rakerkab PPDI, Bupati Ciamis Tekankan Pentingnya Soliditas Perangkat Desa untuk Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat