Menurut keterangan polisi, MFA sudah menyiapkan bensin sebanyak 30 hingga 40 liter dan dibawa ke ruang rapat.
“Beli bensin Pertalite sekitar 30-40 liter untuk dibawa ke ruangan,” imbuhnya.
Aksinya tersebut diduga dimulai sekitar pukul 07.20 Wita dan terduga pelaku sudah bersiap sejak pukul 07.00 Wita.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Truk vs Mobil Kiai Anwar Zahid di Bojonegoro: Awalnya Antre Buka-Tutup Jalur
Viral Video Pemukulan pada MFA
Dalam kasus ini juga beredar video diduga pemukulan yang dilakukan oleh sejumlah orang kepada MFA setelah ditangkap.
Mengenai hal tersebut, pihak kepolisian akan mendalami karena belum menerima informasi.
“Kalau pemukulan belum kami dengar. Masih fokus di pembakaran, misal ada mungkin karena emosi orang,” ucap Elnath.
Lebih lanjut, Elnath menyebut bahwa MFA yang bekerja di bagian operator call center itu tidak melakukan perlawanan saat diamankan oleh polisi.
Proses pengumpulan alat bukti dan mengulik keterangan saksi-saksi sedang dilakukan untuk mendalami motif yang sebenarnya.***
Artikel Terkait
Jumlah Pendaftar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Istana Kepresidenan Membeludak Tembus 336 Ribu, Pemerintah Siapkan Kuota Tambahan
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Papua Hadapi Tantangan, Hasil Laut Diminta Boleh Masuk Menu MBG
Danantara Housing Expo 2026: BRI Pimpin Kolaborasi Himbara Perkuat Pembiayaan Perumahan
Seskab Teddy Masuk TOP 3 Pejabat dengan Kinerja Terbaik dan Popularitas Tinggi Versi IPO
Sinergi UNNES dan MGMP Jepara: Bekali 64 Guru SMP Hadapi Era Koding dan Kecerdasan Artifisial
Lagi, Legislator Berjanji Perjuangkan Status dan Kesejahteraan Guru Honorer
Mendagri Jamin Tak Ada PPPK Dirumahkan, Tiga Skema Ini jadi Solusi Pembayaran Gaji Pegawai di Daerah