"Dimulai dari ruang kelas 6, lalu kelas 5, ruang guru, dan kelas 4," sebut Juwariyah dikutip dalam keterangannya, pada Kamis, 23 Juli 2026.
Sejauh ini, kegiatan belajar mengajar kini dialihkan secara bergiliran ke ruang kelas yang masih layak, ruang bersekat, dan musala.
Juwariyah menyebut konstruksi bangunan sudah usang dimakan usia yang dipicu rayap.
Pada akhirnya, kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian Pemkab Grobogan hingga Kementerian Pendidikan untuk realisasi perbaikan sekolah tersebut.***
Artikel Terkait
Satgas PASTI Perkuat Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal, Ini Modus Penipuan yang Marak di Eks Karesidenan Pekalongan
Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala BGN, Sosok Penggantinya Bikin Penasaran
Sudaryono Resmi Dilantik jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang, Ini Janji Pertama yang Diucapkan
Kronologi Kasus Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan di Palopo, Bermula saat Akdi Demonstrasi di Mapolres Palopo
Selamatkan Generasi Muda, Materi Pencegahan LGBTQ Bakal Diajarkan di Sekolah, Wamenag Beberkan Isinya
Nanik S Deyang Ungkap Alasan Lain Resign dari Jabatan Kepala BGN: Bak Berdiri di Tepi Jurang
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad Perjuangan Nasib Ojol Jelang Finalisasi Perpres, Godok Isu Penting untuk Pengemudi dalam Rakor Lintas Kementerian