Dalam kasus ini, proses distribusi BBM dari SPBU Genteng Wetan ke SPBU lainnya kemudian diduga tersendat karena adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum pengemudi.
Sudarmoko mengklaim, pihak SPBU tidak terlibat dalam dugaan penyelewengan tersebut.
Perwakilan SPBU Genteng Wetan itu lantas menyebut, proses distribusi saat ini turut terganggu akibat penyelidikan yang masih berlangsung.
"Ini kan masih proses penyelidikan oleh polisi jadi kami tidak bisa melayani penjualan solar," beber Sudarmoko.
Meski merasa dirugikan, Sudarmoko mengaku akan mengikuti proses hukum yang berlaku dan berharap SPBU-nya segera bisa melayani penjualan solar bagi seluruh konsumen.
"Sementara tangki tanam kami sudah penuh baru diisi, jadi selama ini belum habis kami tidak bisa pesan solar lagi," tandasnya.***
Artikel Terkait
Gencar Tayangkan Berita Korupsi, Sejumlah Media Mitra Promedia Group Diserang DDos!
Pengakuan Ketua BEM FH UBK Terima Duit usai Bertemu Wapres Gibran, Apa Motif di Baliknya?
Jadi Korban Salah Sasaran, Warga Soreang Mengaku Sempat Dikira Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung
PGMM Cilacap Gelar Peningkatan Kapasitas Guru Madrasah dan RA, Ketum Tedi Malik Beberkan Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Waspada Oknum Tak Bertanggung Jawab, Ramai Warganet Soroti Atribut Petugas Sensus Ekonomi 2026: Ini Menyangkut Data Pribadi
Menyoroti Temuan 100 Titik SPPG Fiktif di Cilacap, Terungkap Lokasinya di Kuburan hingga Hutan
Ramai Penumpang Mengeluh Kereta Makan jadi Tempat Kerja, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop
Kisah Inspiratif Siswa SMSR Yogyakarta yang Tembus Jalur SNBP 2026: Dari Pameran Karya Sekolah ke Kampus ITB
Taufik Hidayat, Buronan Kasus Penyekapan Pacar di Cileunyi Diringkus Polisi
Pengakuan Taufik Hidayat, Pelaku Aniaya Kekasih di Bandung