Keterangan saksi tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap pola distribusi konten yang diduga dilakukan melalui jaringan digital tertutup.
Selain itu, polisi juga menemukan indikasi adanya pihak lain yang berperan sebagai perantara atau broker dalam transaksi distribusi konten tersebut.
Menurut Maulidya, hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya pola transaksi yang melibatkan beberapa pihak, mulai dari pemilik konten, perantara, hingga pihak yang memperoleh akses terhadap video tersebut.
“Di Sukoharjo ada salah satu orang yang memang berlangganan di grup VIP Telegram, di mana dia mendapatkan video tersebut secara asli dan utuh. Sehingga semakin menguatkan bahwa memang ada pentransmisian dan juga jual beli video dalam kasus ini,” ujarnya.
Polisi menduga terdapat pihak lain yang berperan lebih dominan dalam mengelola dan mendistribusikan konten melalui grup Telegram berbayar tersebut.
Karena itu, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi dan memburu pihak yang diduga menjadi pengelola utama jaringan tersebut.
“Untuk broker-nya masih kami lidik terus. Semoga ada petunjuk lagi,” kata Maulidya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyidik juga mendalami dugaan bahwa tersangka tidak secara langsung menerima keuntungan finansial dari transaksi yang terjadi.
Baca Juga: Vendor Roti Bongkar Kelakuan SPPG di Kota Serang, Minta Manipulasi Harga di Nota Anggaran MBG
Namun demikian, polisi menegaskan seluruh fakta tersebut masih terus didalami dalam proses penyidikan yang berjalan.
Atas perbuatannya, SAE kini ditahan dan dijerat dengan ketentuan pidana yang berkaitan dengan produksi maupun distribusi konten asusila melalui media elektronik.
“Tersangka dijerat Pasal 407 dengan ancaman hukuman minimal 6 bulan dan maksimal 10 tahun penjara,” ujar Maulidya.
Kasus video viral yang sempat menjadi perhatian publik tersebut kini masih terus dikembangkan. Polres Batang memastikan penyidikan tidak berhenti pada satu tersangka dan akan menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat dalam produksi maupun distribusi konten tersebut.***
Artikel Terkait
Menatap Wajah Baru Cirahong, Surga Wisata Kuliner dan Rekreasi Gratis Warga Ciamis-Tasik
Dino Patti Djalal Kritik Kunker Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Begini Respons Seskab Teddy
Ketika Petani Menjadi Debitur Tanpa Tahu: Membongkar Dugaan Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang, Ini Alasannya
Pemerintah Pastikan Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana Tak Ganggu Program MBG
Gempar Mahasiswa PNJ Terciduk Ciuman dengan Pasangan Sesama Jenis di Perpustakaan, Langsung Disidang di Taman Kampus
Rugikan Jemaah Belasan Miliar, Polisi Telusuri Aset Bos Hanania Travel
4 Fakta di Balik Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Sehari Pasca Dadan Hindayana Dicopot
Resmi jadi Tersangka, Ini Sederet Kontroversi Dadan Hindayana Selama Jabat Kepala BGN, di Antaranya Pernah Usulkan Serangga jadi Protein MBG
Drama Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Sebelum Jadi Tersangka Korupsi: Pagi Dampingi Prabowo, Malam Jabatannya Hilang