Terlihat dalam pesan balasan dari pihak daycare bahwa orang tua anak tersebut diminta datang ke daycare untuk klarifikasi.
“Baru saya bilang sudah di RS untuk melakukan visum, mereka baru mengakui bahwa salah satu Miss melakukan kesalahan dan saya dipanggil keesokan harinya. Mereka minta maaf dan memberi sanksi tegas berupa pemecatan,” jelasnya.
Baca Juga: Guru Patut Tersenyum, Isu Kesejahteraan Tenaga Pendidik Masuk dalam Pembahasan RUU Sisdiknas
Dugaan Penganiayaan di Daycare Little Aresha
Unggahan terbaru Jogja Guardian pada Sabtu, 25 April 2026, membenarkan bahwa daycare tersebut memperlakukan anak-anak dengan tidak layak.
“Saat penggerebekan, petugas Sat Reskrim Polresta Yogyakarta melihat langsung peristiwa yang sangat tidak pantas dilakukan oleh sebuah tempat penitipan anak,” tulis keterangan kepolisian.
Polisi juga menyebut bahwa saat penggerebekan dilakukan, petugas menyaksikan langsung kondisi anak-anak di dalam rumah daycare tersebut.
Sementara beredar di media sosial, anak-anak yang dititipkan banyak diikat bagian kaki agar tidak lari-larian dan hanya mengenakan popok tanpa baju.
Hingga saat ini, polisi telah mengamankan sejumlah orang yang terkait dalam kasus dugaan penganiayaan anak di daycare.***
Artikel Terkait
Soal Kebutuhan 19.000 Ekor Sapi untuk MBG, Kepala BGN Bilang Begini
Kronologi Anak SD di Gunungkidul Tertimpa Besi Hollow hingga Meninggal Dunia
Kabupaten Kayong Utara Tunjukkan Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi, PSN di Pulau Penebang jadi Motor Penggerak Perekonomian
Bareskrim Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Sebagai Tersangka Kasus Pelecehan 5 Orang Santri
Dugaan Pencemaran Lingkungan di Tasikmalaya: SBT dan JSI Desak Tindakan Tegas, Bukan Sekadar Klarifikasi
Hampir 10 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, Layanan Haji Terpadu Bikin Proses Makin Cepat
1 Hari 1 Malam di Panjalu Ciamis ke Mana Aja? Ini Dia Rekomendasinya, Mulai dari Berenang di Ketinggian hingga Kulineran