Sabtu, 18 Juli 2026

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Jika Terjadi Kepadatan Arus Mudik dan Balik, Ini Rinciannya

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Kamis, 19 Maret 2026 | 06:35 WIB
Ilustrasi - One way dan Tol Fungsional pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 (Jasa Marga)
Ilustrasi - One way dan Tol Fungsional pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 (Jasa Marga)

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik Beroperasi 24 Jam

Tol fungsional selanjutnya adalah ruas Yogyakarta–Bawen di seksi 6, yaitu Bawen–Ambarawa sepanjang sekitar 5 kilometer. Keberadaan tol ini membuat masyarakat tidak perlu keluar tol dari Bawen dan langsung bisa menuju Ambarawa.

Dan satu lagi tol fungsional yang akan diaktifkan selama arus mudik dan balik adalah ruas Probolinggo—Besuki sepanjang sekitar 50 kilometer. Ruas ini diperkirakan akan memangkas perjalanan yang cukup signifikan

“Karena sebelumnya harus melewati jalur yang lebih panjang,” katanya.

Rivan juga menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way akan diterapkan apabila terjadi kepadatan kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran.

Baca Juga: Berbagi Keberkahan, ANTAM Laksanakan Safari Ramadan 1447 H di Wilayah Operasi

“Kemarin sore ketika (kepadatan) mencapai 30 persen, bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas, kami memutuskan untuk one way. One way dimulai dari KM 70 (Tol Jakarta—Cikampek) sampai dengan KM 263. Di awal ini dengan contraflow satu lajur di kilometer 44, (kemudian) contraflow dua lajur di kilometer 55, dan dilanjutkan one way sepenggal sampai KM 263,” jelasnya.

Rivan menambahkan bahwa adanya rekayasa lalu lintas tersebut terbukti mempercepat waktu tempuh perjalanan masyarakat.

“Alhamdulillah kelancaran ini bisa dirasakan masyarakat yang berangkat dari (Jakarta) pukul 16:00 WIB sudah sampai pukul 00:00 WIB di Kalikangkung (KM 414 di Semarang). Jadi sudah mencapai 7 sampai 8 jam,” ujar Rivan.

Rivan menegaskan bahwa seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga, termasuk yang dari Merak menuju Jakarta, pun telah siap digunakan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

“Namun demikian, tetap tidak bisa dihindari ada lubang yang rusak karena jalan terus dipakai, tetapi akan terus kami perbaiki,” imbuhnya.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X