Baca Juga: Ketika Polisi Ciamis Gelar Gerakan Pangan Murah, Ini Sosok Dibalik Layar
“Semoga pasar murah ini bermanfaat dan dapat menjamin ketersediaan sembilan bahan pokok di lingkungan Tukangkayu,” ujarnya.
Pihak kepolisian Banyuwangi siap mendukung kegiatan serupa yang bertujuan membantu masyarakat.
“Kami siap hadir dan membersamai kegiatan pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.
Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Tryadi Indrawijaya mengatakan, gelaran pasar murah merupakan salah satu langkah untuk mengendalikan inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Baca Juga: Alhamdulillah Cair! Ribuan Orang Semringah Dapat THR Rp 250 Ribu dari Pemerinah Desa Wunut Klaten
“Acara pasar murah di KMP Kelurahan Tukangkayu ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, serta menjadi semangat gotong royong dari kita semua. Semoga memberikan berkah bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan KMP juga menjadi simbol semangat gotong royong masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan perekonomian di Banyuwangi.
“KMP ini merupakan simbol dari semangat gotong royong, dan saya siap bekerja sama serta membantu untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat,” katanya.
Kepala Diskop-UMP Banyuwangi Nanin Oktaviantie menambahkan, pasar murah menjadi bagian dari upaya strategis pengendalian inflasi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Baca Juga: Polres Klaten Bongkar Peredaran Uang Palsu Lintas Provinsi, 4 Tersangka Diamankan
Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas penting lainnya disediakan dengan harga terjangkau guna membantu daya beli masyarakat, khususnya menjelang momentum Ramadan.
Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta gerakan koperasi merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga.
”Koperasi memiliki peran penting sebagai penggerak distribusi bahan pokok agar lebih dekat dengan masyarakat dan meminimalkan gejolak harga di pasaran," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat insidental, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan.
Artikel Terkait
Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Aturan Pengadaan Barang dan Jasa karena Mantan Penyanyi Dangdut
Perjuangan Guru Madrasah Swasta jadi PPPK Dapat Dukungan Penuh Kemenag NTB, Kankanwil Kemenag: Siap jadi Garda Terdepan!
Cerita Orang Tua setelah Anaknya Dapat MBG: Jarang Jajan, Uangnya Dialihkan untuk Keperluan Dapur
Perbandingan THR Guru Honorer dengan Pegawai SPPG MBG Berdasarkan Aturan Terbaru Tunjangan Hari Raya 2026
SMAN 27 Bandung Gelar Pesantren Ekologi, Bentuk Pribadi Siswa Peduli Lingkungan
Viral Para Siswa di Bima NTB Kedapatan Buang Paket MBG ke Tempat Sampah Gegara Berbau Aneh, SPPG Justru Bilang Begini
Saat Paket MBG di Jogja Dilengkapi dengan Label Gizi hingga Total Harganya, Patut Ditiru Daerah Lain?
Hore, THR Pensiunan Cair Hari Ini, Simak Ketentuan Terbaru dari Taspen
Pesantren Ramadhan Jurnalis 1447 H, Sekda Ciamis Tekankan Etika dan Akurasi Informasi
Turunkan Angka Pengangguran, Desa Cipanjalu Gelar Pelatihan Kewirausahaan