Sabtu, 18 Juli 2026

Pesantren Ramadhan Jurnalis 1447 H, Sekda Ciamis Tekankan Etika dan Akurasi Informasi

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Kamis, 5 Maret 2026 | 19:13 WIB
Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi sampaikan pesan mendalam untuk para jurnalis di Pesantren Ramadhan (Portaloka.id/Bang Sufi)
Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi sampaikan pesan mendalam untuk para jurnalis di Pesantren Ramadhan (Portaloka.id/Bang Sufi)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 1447 H/2026 M kategori jurnalis di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Kamis, 5 Maret 2026..

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, yang memberikan pembinaan dan motivasi kepada para insan pers yang mengikuti kegiatan pesantren Ramadhan.

Dalam sambutannya, Sekda Andang menekankan pentingnya niat dan kesungguhan dalam menjemput kebaikan, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, waktu yang singkat dalam kegiatan tersebut harus dimaknai sebagai momentum memperkuat pedoman hidup, terutama bagi jurnalis yang memiliki profesi penuh tantangan.

Baca Juga: Ketika Polisi Ciamis Gelar Gerakan Pangan Murah, Ini Sosok Dibalik Layar

“Teman-teman media memiliki profesi yang sangat menantang. Perbedaan antara kebaikan dan keburukan dalam penyampaian informasi itu sangat tipis. Karena itu dibutuhkan tuntunan dan etika dalam menjalankan profesi,” ujarnya.

Ia menyebut media sebagai ujung tombak informasi sekaligus jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

Informasi yang disampaikan, kata dia, menjadi bahan evaluasi dan koreksi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan.

“Informasi dari teman-teman adalah bahan koreksi dan pengetahuan bagi kami. Mana yang harus segera ditindaklanjuti dan mana yang menjadi bahan kebijakan cepat. Karena itu, akurasi dan penggunaan hati dalam menyampaikan informasi sangat penting,” tegasnya.

Baca Juga: Hore, THR Pensiunan Cair Hari Ini, Simak Ketentuan Terbaru dari Taspen

Sekda juga mengingatkan pentingnya etika, keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta kehati-hatian dalam memilih diksi agar informasi yang disampaikan tidak menyesatkan maupun menimbulkan kesalahpahaman.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Ramadhan memiliki dua fungsi utama, yakni memperkuat fisik melalui proses regenerasi dan metabolisme tubuh saat berpuasa, serta menyucikan diri secara spiritual untuk kembali kepada fitrah.

“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga proses penyucian diri. Mudah-mudahan apa yang kita dapatkan hari ini menjadi kebaikan yang bermanfaat di kemudian hari,” katanya.

Di akhir sambutannya, Sekda menyampaikan optimisme bahwa jurnalis memiliki peran strategis dalam membawa perubahan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X