Baca Juga: BAZNAS Ciamis Raih Opini WTP Sembilan Kali, Ini Buktikan Kepercayaan Publik Meningkat
“Dalam satu hari, teman-teman bisa mengubah Ciamis, bisa mengubah Jawa Barat, bahkan Indonesia dan dunia menjadi lebih baik melalui informasi yang disampaikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi yang akrab disapa Kang Icep, menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan kategori jurnalis ini merupakan kali kedua digelar.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, khususnya Sekda, yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, jurnalis memiliki peran besar dalam menggerakkan umat melalui literasi, ungkapan, dan pemikiran.
Baca Juga: SMAN 27 Bandung Gelar Pesantren Ekologi, Bentuk Pribadi Siswa Peduli Lingkungan
“Bukan hanya ulama yang membimbing umat. Media juga memiliki peran yang sama, hanya kapasitasnya berbeda. Dengan tulisan, literasi, dan gagasan, jurnalis turut membentuk arah pemikiran masyarakat,” ungkapnya.
Kang Icep juga menegaskan pentingnya belajar ilmu agama secara langsung kepada guru atau ulama untuk mendapatkan keberkahan.
“Belajar agama tidak cukup hanya dari YouTube. Harus bertemu ustaz, kyai, dan guru agar mendapatkan keberkahan,” katanya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para jurnalis yang selama ini telah memberitakan berbagai kegiatan pesantren, sehingga turut mempromosikan dan memperluas jangkauan informasi tentang Darussalam.
Baca Juga: Buka Puasa di Rumah Warga, Bupati Ciamis Salurkan Bantuan Rutilahu di Cisaga dari Dana CSR Bank BJB
Kegiatan Pesantren Ramadhan kategori jurnalis ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, ulama, dan insan pers dalam membangun Kabupaten Ciamis yang lebih baik melalui penyampaian informasi yang beretika, akurat, dan penuh tanggung jawab.***
Artikel Terkait
Gus Miftah Blak-blakan Sebut MBG Program Baik tapi Pengelolaannya yang Kurang Bagus
Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Tingkatkan Cadangan BBM hingga 3 Bulan
Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Aturan Pengadaan Barang dan Jasa karena Mantan Penyanyi Dangdut
Perjuangan Guru Madrasah Swasta jadi PPPK Dapat Dukungan Penuh Kemenag NTB, Kankanwil Kemenag: Siap jadi Garda Terdepan!
Cerita Orang Tua setelah Anaknya Dapat MBG: Jarang Jajan, Uangnya Dialihkan untuk Keperluan Dapur
Perbandingan THR Guru Honorer dengan Pegawai SPPG MBG Berdasarkan Aturan Terbaru Tunjangan Hari Raya 2026
SMAN 27 Bandung Gelar Pesantren Ekologi, Bentuk Pribadi Siswa Peduli Lingkungan
Viral Para Siswa di Bima NTB Kedapatan Buang Paket MBG ke Tempat Sampah Gegara Berbau Aneh, SPPG Justru Bilang Begini
Saat Paket MBG di Jogja Dilengkapi dengan Label Gizi hingga Total Harganya, Patut Ditiru Daerah Lain?
Hore, THR Pensiunan Cair Hari Ini, Simak Ketentuan Terbaru dari Taspen