Baca Juga: Pemkab Ciamis Mulai Agenda Tarling Ramadhan 1447 Hijriah, Kecamatan Lakbok Menjadi Lokasi Pertama
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Ciamis menyampaikan apresiasi atas peran mahasiswa yang dinilai konsisten menjadi sosial kontrol bagi pemerintah daerah.
“Saya mengapresiasi teman-teman mahasiswa yang terus mengamati jalannya pemerintahan. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir pemerintah daerah fokus melanjutkan program pembangunan dari periode sebelumnya, baik di bidang pemerintahan, pembangunan, maupun pelayanan masyarakat. Namun demikian, berbagai tantangan tetap dihadapi, terutama terkait kondisi keuangan daerah.
Bupati mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Ciamis dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, meskipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus meningkat.
Jika pada tahun 2020 APBD mencapai sekitar Rp3,1 triliun, maka pada tahun 2026 turun menjadi sekitar Rp2,3 triliun, ditambah adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
“Saya tidak ingin menaikkan pajak karena kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih pasca pandemi. Kami lebih memilih mengoptimalkan potensi daerah yang ada,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini fokus bekerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Tatar Galuh Ciamis.
Berbagai persoalan seperti peningkatan kasus HIV, infrastruktur yang belum merata, hingga penguatan pembangunan karakter masyarakat menjadi perhatian bersama.
“Pembangunan fisik bisa dilakukan ketika ada anggaran. Namun pembangunan nonfisik seperti mental dan karakter membutuhkan keterlibatan semua pihak,” jelasnya.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Ciamis didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Daerah I, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran perangkat daerah lainnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari dialog yang lebih intens antara pemerintah daerah dan mahasiswa dalam membangun Kabupaten Ciamis ke depan.***
Artikel Terkait
Viral Ibu Pedagang Sayuran di NTT Dilarang Jualan di Teras Rumah Sendiri, Padahal demi Cukupi Biaya Sekolah Anaknya
Kota Banjar Rayakan HUT ke-23, Herdiat Sunarya Hadiri Paripurna, Tekankan Sinergi Pembangunan Wilayah
Terungkap! Pangkal Masalah Guru Madrasah Swasta Sulit Ikut PPPK dan Kesejahteraan Tidak Meningkat
Hujan Deras Picu Longsor di Sukahaji Ciamis, Warga Gotong Royong Selamatkan Jalan dan Rumah Tetangga
Ngabuburit: Falsafah Menunggu Senja dan Jalan Sunyi Dakwah yang Menyatukan
98.036 Guru Ikuti UP PPG Angkatan 4, Kemenag Sebut Upaya Sejahterakan Pendidik: Setelah Lulus Dapat TPG
FGSNI Apresiasi Komisi VIII DPR RI yang Menjamin Realisasi Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta
Garitan Kalongliud: Model Pertanian Sirkular Terpadu ANTAM untuk Ketahanan Pangan dan Penguatan Ekonomi Desa
Guru Wajib Tahu! Inilah 8 Syarat Penerima Tunjangan Profesi Guru Non-ASN 2026 Menurut Regulasi Terbaru
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi