Kamis, 4 Juni 2026

Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 23 Februari 2026 | 14:19 WIB
Proses pembangunan hunian tetap warga korban bencana di Tapanuli (Ist)
Proses pembangunan hunian tetap warga korban bencana di Tapanuli (Ist)

PORTALOKA.ID - Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat, agar masyarakat terdampak bisa segera berpindah dari pengungsian dan menempati hunian yang layak.

Percepatan tersebut salah satunya terlihat di dua kabupaten terdampak di Sumatra Utara, yakni Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara, di mana progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan.

Di Tapanuli Selatan, pembangunan huntap dipusatkan di lahan PTPN IV serta Desa Sigala-Gala, Kecamatan Batang Toru.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (23/2), rumah-rumah tampak berjajar rapi membentuk blok-blok permukiman di lahan PTPN IV. Kerangka bangunan dan dinding telah terpasang dengan rapi, meski belum dilengkapi pintu dan jendela.

Baca Juga: Garitan Kalongliud: Model Pertanian Sirkular Terpadu ANTAM untuk Ketahanan Pangan dan Penguatan Ekonomi Desa

Para petugas juga terlihat bekerja tanpa henti melanjutkan pembangunan hunian yang ditargetkan mencapai 272 unit. Selain membangun rumah, mereka juga menyiapkan infrastruktur pendukung seperti saluran drainase.

Wujud fisik huntap juga semakin terlihat jelas di desa Sigala-gala, di mana pemerintah berencana membangun 272 unit huntap di atas lahan seluas 5 hektare.

Tumpukan batu bata terlihat sudah membentuk dinding-dinding bagi sebagian rumah di lokasi tersebut. Sementara itu, di sudut lain, para petugas terpantau terus menyusun batu bata agar pembangunan dinding bagi rumah-rumah lainnya segera rampung.

Sementara itu, di Tapanuli Utara, pembangunan huntap difokuskan di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting. Saat ini, para petugas tengah memasang kusen pintu dan jendela dengan progres mencapai 60 persen.

Baca Juga: Guru Wajib Tahu! Inilah 8 Syarat Penerima Tunjangan Profesi Guru Non-ASN 2026 Menurut Regulasi Terbaru

Pembangunan huntap adalah salah satu upaya pemerintah untuk memulihkan wilayah terdampak bencana di fase rekonstruksi dan rehabilitasi.

Seluruh proses pembangunan huntap dilakukan melalui kerja terpadu antara BNPB, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah, serta dukungan aktif personel TNI dalam pengerjaan fisik dan distribusi material.

Pemerintah berencana untuk membangun 15.719 huntap di wilayah terdampak bencana di Sumatra, yakni 3.657 unit di Sumatra Barat, 3.462 unit di Sumatra Utara, dan 8.600 unit di Aceh.***

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X