Oleh Bang Sufi
PORTALOKA.ID - Narasi ekonomi hijau mencuat ke publik karena sudah menjadi regulasi negara. Tapi diskursus ekonomi hijau ditujukan kepada kaum miskin yang tak paham dengan konsepsi ekonomi hijau.
Setiap pidato para pejabat menggaungkan ekonomi ramah lingkungan tanpa memberikan advokasi kebijakan.
Ada sebuah janji yang terdengar suci dan sakral dalam zaman modern: selamatkan bumi, maka bumi akan menyelamatkanmu.
Janji itu dikemas dalam istilah yang indah, kadang dengan dalil agama, bahkan dibumbui seolah ekonomi hijau itu sesuai ajaran agama. Ia dielu-elukan oleh lembaga global seperti Perserikatan Bangsa‑Bangsa, dipertegas dalam Perjanjian Paris, dan dipromosikan oleh lembaga keuangan seperti Bank Dunia.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 Hijriah Kabupaten Ciamis, Cek Link Downloadnya DI SINI!
Ekonomi hijau digambarkan sebagai masa depan: bersih, adil, dan berkelanjutan.
Namun, di balik retorika yang penuh cahaya itu, ada kenyataan yang lebih sunyi, dan seringkali lebih pahit.
Ekonomi hijau tidak diciptakan untuk membuat orang cepat kaya.
Ia justru sering menjadi jalan panjang yang menguji kesabaran, bahkan menguras ketahanan ekonomi pelakunya.
Baca Juga: Warga Perum Bumi Kersanagara Tasikmalaya Heboh, Pria 56 Tahun Ditemukan Meninggal Sendirian di Rumah
Salah satu penggerak daur ulang sampah di Kota Banjar Yadi, butuh waktu 10 tahun untuk bisa menikmati kue ekonomi daur ulang sampah.
Masalah pertama adalah waktu.
Para stakeholder ekonomi hijau adalah aktifis yang susah secara ekonomi lalu berinvestasi kesabaran dan kesadaran begitu lama hingga terbentuk ekosistem pasar.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Skrema Kredit Ringan untuk Nelayan Melalui Koperasi Merah Putih
Content Creator Jerhemy Owen Spill Papan untuk Tembok dan Atap Bangunannya yang Terbuat dari Daur Ulang Plastik
Kemenag Ungkap Persoalan Teknis Pengangkatan PPPK Guru Madrasah, di Antaranya Pernah Ikut CPNS
Masjid Rahmatullah BRP Panglayungan Tasikmalaya Tebar Berkah, Ribuan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan
Nadran di Situs Manguntapa, Jejak Syukur yang Tak Pernah Usang
Gaspool Ciamis Juara 1 Kejurda Voli U-14 Jabar 2026, PBVSI: Bukti Pembinaan Berjalan Baik
Siswa SD Asal Bandung yang Diundang NASA usai Raih Juara Olimpiade Sains Internasional, Koleksi 18 Medali
Siap-Siap jadi ASN! Kemenag Beri Bocoran Proses Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta yang Sedang Berjalan
Diduga Terlambat Datang ke Sekolah, Mobil MBG Disoraki Siswa
Menkeu Purbaya Spill Jadwal Pencairan THR PNS dan PPPK 2026, Anggaran Capai Rp55 Triliun