Sabtu, 18 Juli 2026

Ikut Menyaksikan Proses Evakuasi, Bocah di Cisarua Bandung Barat Ini Sebut Ada 15 Orang Temannya Tertimbun Longsor

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 26 Januari 2026 | 20:37 WIB
Tanah longsor terjang Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (Instagram/gumihooo15)
Tanah longsor terjang Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (Instagram/gumihooo15)

PORTALOKA.ID - Operasi Tim SAR gabungan masih terus dilakukan untuk mencari warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terjebak tanah longsor sejak Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.

Di tengah masa pencarian warga yang hilang, viral di media sosial seorang anak yang menyaksikan proses evakuasi.

Bocah yang mengenakan kaos Persib Bandung itu mengatakan bahwa beberapa temannya menjadi korban dan tertimbun longsoran.

“Ada 15 orang temen di situ, baru satu yang ditemukan,” ujar anak bernama Dafa dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @gumihooo15 pada Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga: Ribuan Guru Madrasah Swasta Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Bale Kota Tasikmalaya, Kritisi Pengangkatan SPPG jadi PPPK

Tak hanya teman bermainnya yang terjebak, kepada perekam video,Dafa mengungkapkan bahwa ada keluarganya yang turut menjadi korban.

“Rumah di sini ada yang selamat satu aja, yang di atas banget,” lanjutnya.

Curhat Warga pada Dedi Mulyadi saat Longsor Menghantam Rumah

Dalam keterangan terpisah, warga Pasirlangu di posko pengungsian menceritakan saat detik-detik tanah longsor menghantam rumah mereka kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Kesaksian Korban Selamat usai Bencana Longsor di Bandung Barat, Ngaku Sempat Dengar Dentuman Keras dari Daerah Hulu

“Waktu peristiwa ada di rumah. Saat terdengar ada gemuruh, langsung keluar rumah. Sekitar jam 2 dini hari,” ucap salah satu warga, dikutip dalam unggahan video di akun Instagram Dedi Mulyadi pada Senin, 26 Januari 2026.

Salah satu warga lainnya mengatakan bahwa sebelum tanah mulai longsor, ia merasakan seperti ada gempa bumi.

Selanjutnya, setelah muncul suara gemuruh dari atas, sebagian warga berhasil lari keluar rumah.

Gubernur yang kerap dipanggil KDM itu juga menawarkan pilihan pada warga untuk direlokasi ke tempat lain.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X