Sabtu, 18 Juli 2026

Isak Tangis Iringi Pemakaman Engineer Pesawat ATR 42-500 di Polanharjo Klaten

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Senin, 26 Januari 2026 | 10:49 WIB
Isak tangis keluarga iringi prosesi pemakaman Restu Adi Pribadi, korban pesawat ATR 42-500, Minggu siang, 25 Januari 2026 di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)
Isak tangis keluarga iringi prosesi pemakaman Restu Adi Pribadi, korban pesawat ATR 42-500, Minggu siang, 25 Januari 2026 di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)

PORTALOKA.ID - Isak tangis keluarga dan kerabat iringi prosesi pemakaman Restu Adi Pribadi, korban jatuhnya pesawat ATR 42-500, Minggu siang, 25 Januari 2026. 

Restu Adi Pribadi dimakamkan di tanah kelahirannya, Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Sebelum dimakamkan, jenazah dibawa ke rumah keluarga istrinya, di Dukuh Tlangu, Desa Bulan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Jenazah Restu Adi Pribadi sebelumnya diberangkatkan dari Makassar menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga: Penyebab Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan, Lelah Fisik dan Mental karena Musibah Pesawat ATR 42-500

Ambulans yang membawa jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 12.17 WIB.

Peti jenazah kemudian dibawa ke Masjid Baitul Hikmah untuk disalatkan.

Upacara serah terima jenazah dilakukan di rumah duka oleh Kepala Stasiun PSDKP Cilacap kepada Pemerintah Desa Bulan.

Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju rumah duka di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, untuk selanjutnya dimakamkan. 

Baca Juga: Pengakuan Kerabat Kopilot Pesawat ATR 42-500, Sebut Smartwatch Masih Aktif dan Deteksi Pergerakan Langkah Kaki

Kakak ipar Restu Adi Pribadi, Bambang Janarom menjelaskan korban sudah bekerja sebagai teknisi pesawat selama belasan tahun.

Dimata keluarga, korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan mudah bergaul dengan masyarakat.

Korban meninggalkan istri dan 1 orang anak berusia 5 tahun.

Komunikasi terakhir dilakukan melalui panggilan video saat korban hendak berangkat tugas ke Makassar dari Yogyakarta.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X