Baca Juga: 10 Destinasi Favorit Wisatawan di Ciamis Tahun 2025, Nomor 2 Bisa Belajar Budidaya Ikan
Negara Mulai Mengakui Galuh Kembali
Iyat mengapresiasi langkah negara yang menetapkan Situs Astana Gede Kawali sebagai Cagar Budaya Nasional.
Ia menilai pengakuan itu sebagai pintu masuk restorasi identitas Galuh secara utuh.
“Negara sekarang mengakui situsnya. Tinggal konsistensi mengakui identitasnya,” katanya.
Ia juga menyebut dukungan desa-desa terhadap rencana pengembalian nama Kabupaten Galuh sebagai bukti kuat aspirasi publik.
“Ini bukan agenda elit. Ini suara masyarakat,” tegasnya.
Galuh sebagai Arah Masa Depan Kebudayaan
Iyat menegaskan, Galuh Kawali harus menjadi dasar pendidikan sejarah dan kebijakan kebudayaan Ciamis.
Ia mendorong pemerintah daerah menjadikan Galuh sebagai narasi resmi pembangunan budaya.
“Galuh mengajarkan etika kekuasaan, keseimbangan alam, dan martabat manusia. Itu nilai yang kita butuhkan hari ini,” pungkas Iyat.***