Kondisi tersebut kemudian mendorong LPK CTI untuk menghadirkan konsep PKL yang lebih terstruktur. Siswa tidak hanya ditempatkan di sebuah instansi atau perusahaan, tetapi diberikan rangkaian pelatihan dan pengalaman yang diharapkan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi mereka.
Dengan konsep tersebut, PKL diharapkan tidak sekadar menjadi kewajiban sekolah, tetapi menjadi kesempatan bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan SMK.
"Program PKL di kami lebih terkonsep dibandingkan dengan di tempat lain. Di sini kompetensi mereka akan ditingkatkan melalui pelatihan-pelatihan," ujar Nanang.
Dengan konsep tersebut LPK CTI sangat cocok jadi pilihan untuk tempat PKL SMK di Ciamis.
Baca Juga: 13,3 Juta Pekerja Bakal Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Masuk Kriteria
Keunggulan PKL SMK di LPK CTI Ciamis
PKL di LPK CTI memiliki keuggulan tersendiri. Bahkan sebelum siswa benar-benar mengikuti program mereka harus menjalani pretest terlebih dahuli.
Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan awal dan kompetensi yang telah dimiliki peserta. Hasil pretest tersebut kemudian menjadi salah satu dasar dalam memberikan pelatihan.
Selanjutnya, siswa mendapatkan pelatihan sesuai jurusan masing-masing, sehingga materi yang diberikan dapat lebih relevan dengan kompetensi keahlian yang dipelajari di sekolah.
Tidak berhenti pada pelatihan, siswa juga mendapatkan uji kompetensi sesuai jurusan masing-masing.
Dengan demikian, proses PKL tidak hanya berorientasi pada pengalaman kerja, tetapi juga diarahkan pada peningkatan dan pembuktian kompetensi.
Tidak hanya berorientasi pada skill dan akademik, LPK CTI juga memiliki visi besar dalam pembentukan karakter.
Upaya tersebut diwujudkan melalui outbound character building. Program ini diarahkan untuk membangun karakter, kerja sama, kedisiplinan, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi yang menjadi bagian penting dalam menghadapi lingkungan kerja.