Baca Juga: Ketika Guru Bersuara: Menagih Keadilan demi Masa Depan Indonesia
Pendekatan pembelajaran berbasis praktik (learning by doing) ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kebiasaan berpikir kreatif dan peduli terhadap lingkungan.
Dosen Pendamping PPK Ormawa SGL PGSD UNNES, Nur Indah Wahyuni, M.Pd., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program sebagai bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
"Kami sangat mendukung pelaksanaan Program PPK Ormawa karena menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat. Melalui program NGREMBAKA AKSARA, anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus dibekali literasi, kreativitas, dan keterampilan yang bermanfaat. Kami berharap program ini memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat serta menjadi contoh kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan masyarakat," ujar Nur Indah Wahyuni.
Apresiasi juga disampaikan oleh Lurah Podorejo, Yusdi Dwiyantoro, S.H., yang menilai Program PPK Ormawa SGL PGSD UNNES telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang menyasar seluruh kelompok usia.
"Kami mengapresiasi Tim PPK Ormawa SGL PGSD Universitas Negeri Semarang yang telah menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan di Kelurahan Podorejo. Program-program yang dilaksanakan sangat bermanfaat dalam meningkatkan literasi, kreativitas, dan keterampilan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, masyarakat usia produktif, hingga lansia. Berbagai pelatihan dan program yang diberikan menjadi bekal yang sangat baik bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga bersama-sama dapat mewujudkan Kelurahan Podorejo sebagai Kelurahan Cerdas Berkelanjutan," tutur Yusdi Dwiyantoro.
Melalui Pojok Literasi Tunas Ngrembaka, Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES terus berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang inovatif, inklusif, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Program ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi, mengembangkan kreativitas dan life skills sejak dini, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas menjadi karya yang bernilai.
Bersama tiga pojok literasi lainnya dalam program NGREMBAKA AKSARA, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kelurahan Podorejo yang cerdas, kreatif, mandiri, dan berdaya.***