Selain seminar, agenda utama lainnya adalah kuliah tamu (Guest Lecture) dari pakar asal Malaysia dan program pertukaran mahasiswa.
"Internasionalisasi tidak boleh berhenti pada kehadiran tamu luar negeri. Harus berlanjut pada kolaborasi konkret seperti joint research, publikasi bersama, hingga mobilitas mahasiswa," kata Wulan.
Salah satu capaian strategis yang dibidik dalam forum ini adalah peresmian kerja sama yang lebih mengikat.
FIPP UNNES berencana menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) dengan mitra di Malaysia ke tahap Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA).
Langkah ini mencakup kesepakatan transfer kredit (credit transfer), yang memungkinkan mata kuliah yang diambil mahasiswa asing di UNNES diakui secara resmi di kampus asal mereka.
"Forum ini adalah langkah strategis untuk memperkuat eksposur internasional FIPP secara berkelanjutan," tutur Wulan.***